Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Umumkan PHK, Bos Induk Shopee di Singapura Ga Terima Gaji
    Insight News

    Umumkan PHK, Bos Induk Shopee di Singapura Ga Terima Gaji

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 September 2022Updated:19 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Shopee Indonesia mengumumkan harus melakukan PHK terhadap karyawannya. PHK ini disebut sebagai langkah efisiensi yang dilakukan perusahaan.

    Keputusan ini merupakan langkah terakhir yang harus ditempuh, setelah melakukan penyesuaian melalui beberapa perubahan kebijakan bisnis.

    Gonjang-ganjing bukan hanya terjadi di Shopee Indonesia, tapi juga di induk perusahaan Sea Limited. Manajemen puncak di Sea disebut tidak akan menerima gaji. Ini menjadi yang terbaru setelah rentetan pemberitaan kerugian perusahaan dan menutup operasional di sejumlah negara.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Laporan dari Bloomberg itu menyatakan kebijakan tersebut diumumkan oleh CEO, Forrest Li dalam memo internal 1.000 kata kepada seluruh staf.

    Dia menuliskan para pemimpin perusahaan tidak akan mengambil gaji “hingga perusahaan bisa berdiri sendiri (self-suficient)”, dikutip dari Vulcan Post, Senin (19/9/2022)

    Perjalanan bisnis juga akan dibatasi oleh perusahaan, yakni hanya sebatas perjalanan udara kelas ekonomi dan biaya makanan perjalanan dibatasi hingga US$30 per hari.

    Begitu juga dengan biaya menginap di hotel dalam perjalanan bisnis menjadi US$150 per malam. Selain itu re-imburse tagihan makanan dan hiburan juga dipotong.

    Forrest Li mencatat Sea berjuang saat era kenaikan suku bunga, percepatan inflasi serta pasar yang bergejolak. Menurutnya ini bukan “badai yang bakal berlalu cepat”, melainkan kemungkinan akan berlangsung hingga jangka menengah.

    Dia juga menegaskan Sea tidak berencana menggalang modal tambahan dalam waktu dekat.

    “Dengan investor melarikan diri untuk investasi ‘safe haven’, kami tidak mengantisipasi bisa mengumpulkan dana di pasar,” ungkapnya.

    Tujuan perusahaan dalam 12-18 bulan adalah mencapai arus kas positif sesegera mungkin, ungkapnya. “Satu-satunya cara untuk membebaskan diri dari ketergantungan pada modal eksternal adalah menjadi mandiri, menghasilkan cukup uang untuk semua kebutuhan dan proyek kami sendiri”.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Sea Punya Kas Rp 129,6 T, Kok Ada Kabar Shopee PHK Massal?

    (roy/roy)


    Smart your life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.