Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»BSSN Soal Kebocoran Data RI: Masyarakat Harap Tenang
    Insight News

    BSSN Soal Kebocoran Data RI: Masyarakat Harap Tenang

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 September 2022Updated:13 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Depok, Dexpert.co.id – Badan Siber dan Sandi Negara meminta masyarakat untuk tetap tenang. Ini terkait dengan isu kebocoran data yang beredar kurang dari sebulan terakhir.

    “Dengan isu yang beredar sekarang ini, masyarakat menyikapinya dengan tenang,” kata Kepala BSSN, Hinsa Siburian, di Kantor BSSN, kawasan Sawangan, Depok, Selasa (13/9/2022).

    Dia menjelaskan beberapa kejadian tersebut mulai dari kebocoran dan penjualan data hingga doxing itu intensitas rendah. “Intensitasnya rendah dalam keamanan siber,” ungkapnya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Selain itu Hinsa mengharapkan keamanan siber jangan sampai meningkat. Dia juga mengingatkan untuk semua orang bisa bekerja sama dalam menjaga keamanan ruang siber.

    “Kerja sama kita semua, kalau kita bekerja sama di ruang nyata. Semangat itu juga harus ada di ruang siber,” kata Hinsa.

    Dalam kesempatan itu Hinsa juga menjelaskan terkait kelemahan dan celah keamanan siber. Yakni utamanya karena kelalaian manusia.

    Bjorka diketahui membeberkan sejumlah data dari perusahaan dan instansi kementerian serta lembaga terkait. Termasuk dokumen surat-surat yang ditujukan kepada Presiden RI dan data pribadi Menteri Kominfo Johnny Plate.

    Dalam keterangan resminya Johnny mengatakan data yang tersebar adalah data umum. Bukan merupakan data yang spesifik dan baru.

    Juru Bicara BSSN, Ariandi Putra menjelaskan data umum yang dimaksud adalah terkait rahasia umum dan bisa diakses oleh publik. Namun menurutnya fokus BSSN adalah bagaimana kita melihat bukan hanya perbedaan data umum dan strategis.

    “Fokusnya kita adalah bagaimana kita melihat bukan hanya perbedaan data umum dan strategis tapi lebih daripada itu melihat bahwa ketika terjadi serangan kita bisa melihat ada kerentanan,” jelas Ariandi.

    “BSSN fokusnya pada hal itu. Bagaimana kerentanan itu bisa ditutupi. Sehingga kerentanan pada satu titik tdk terjadi lagi yang bocor di kemudian hari”.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Sebelum Bjorka, Hacker Asli RI Ini Bikin Heboh Bobol Satelit

    (roy/roy)


    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.