Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Setop Operasional di 6 Negara Dalam 1 Tahun, Ada Apa Shopee?
    Insight News

    Setop Operasional di 6 Negara Dalam 1 Tahun, Ada Apa Shopee?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 September 2022Updated:10 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Shopee menutup kantornya di sejumlah negara Amerika Latin. Laporan Reuters mengutip tiga sumber mengatakan perusahaan menutup operasional lokal di Chili, Kolombia, dan Meksiko, menutup seluruhnya di Argentina.

    Reuters menuliskan Shopee tetap mempertahankan operasi lintas batas di tiga pasar pertama. Namun akan memotong sebagian besar timnya pada negara-negara tersebut, yang mempengaruhi lusinan karyawan.

    Sedangkan pasar Brasil, negara dominan untuk Shopee, tidak akan terpengaruh dengan kebijakan ini, dikutip Jumat (9/9/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Mengingat ketidakpastian makro yang meningkat saat ini”, perusahaan perlu “memfokuskan sumber daya pada operasi inti’ dan memutuskan berkonsentrasi pada model lintas batas di Shopee Meksiko, Kolombia, dan Chili, ungkap email yang dituliskan Chief Executive Shopee Chris Feng kepada karyawannya.

    Reuters menambahkan email itu mengonfirmasi penghentian operasional di pasar Meksiko, Kolombia, Chili dan Argentina. Shopee juga telah mengonfirmasi akan berfokus pada model cross-border di Meksiko, Kolombia, dan Chili, serta menutup kantornya di Argentina.

    Penutupan ini mengikuti kebijakan serupa pada Maret lalu yang menimpa India dan Perancis. Bulan Juni, perusahaan memangkas pekerjaan di seluruh divisi e-commerce dan pengiriman makanan di Asia Tenggara dan Amerika Latin.

    Lusinan orang juga dilaporkan batal mendapatkan pekerjaan di Shopee selama dua minggu terakhir. Pembatalan itu terjadi saat calon pegawai itu tinggal menunggu waktu untuk resmi bekerja.

    Sementara itu unit game Sea, induk perusahaan Shopee, juga diberitahu pegawai di Sea Garena akan dilepaskan. Proyek di unit pengembangan Sea juga ditutup. Sea telah melaporkan kerugian keuangannya kian melebar dan pertumbuhan pendapatan yang sangat lambat.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Ini Biang Kerok yang Buat Harta Bos Induk Shopee Raib Rp250 T

    (npb/npb)


    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.