Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Mirip James Bond, Hacker Bikin Macet Jalan Lewat Aplikasi Ini
    Insight News

    Mirip James Bond, Hacker Bikin Macet Jalan Lewat Aplikasi Ini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 September 2022Updated:7 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Seorang hacker menyerang aplikasi taksi populer Rusia, ia mengirim ratusan pengemudi ke alamat yang sama di Moskow pada Kamis (1/9)

    Beberapa video dibagikan warganet di media sosial yang menunjukkan lusinan taksi berkumpul di tempat yang sama di wilayah Moskow barat. Akibat ulah hacker ini menyebabkan gangguan layanan taksi dan menciptakan kemacetan besar di Moskow.

    Beberapa pengguna media sosial menggambarkannya seperti adegan dalam film James Bond.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Layanan ride-hailing terbesar Rusia, Yandex Taxi, telah mengkonfirmasi bahwa mereka telah menjadi target serangan siber.

    Perusahaan mengonfirmasi bahwa pengemudi Taksi Yandex di ibu kota menerima lusinan pesanan palsu yang semuanya membawa mereka ke lokasi yang sama.

    Dalam sebuah pernyataan, Yandex mengatakan bahwa mereka telah menemukan upaya penyerang untuk mengganggu layanan.

    “Algoritme untuk mendeteksi dan mencegah serangan semacam itu telah ditingkatkan untuk mencegah insiden serupa di masa depan,” kata juru bicara Yandex kepada Forbes, dikutip dari Euro News, Rabu (7/9/2022).

    Perusahaan juga mengatakan akan segera menyelesaikan kompensasi bagi pengemudi terjebak macet setidaknya selama 40 menit. Namun, menurut Forbes, kemacetan lalu lintas berlangsung lebih dari dua jam.

    Anonymous, sekelompok peretas, mengaku bertanggung jawab atas serangan di Twitter. Serangan siber ini terjadi saat pasukan Rusia melanjutkan invasi mereka ke Ukraina.

    Selain pertempuran di lapangan, masing-masing pihak terlibat dalam perang cyber. Ini bukan pertama kalinya layanan Rusia terhenti karena serangan siber.

    Pada bulan Maret, beberapa saluran TV Rusia diretas dan programnya diganti dengan liputan perang di Ukraina oleh penyiar independen.

    Dan bahkan baru-baru ini, pada bulan Juni, sebuah stasiun radio utama Rusia diretas dan mulai menyiarkan lagu kebangsaan Ukraina dan lagu-lagu anti-perang.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Banyak CEO Hobi Pakai Password yang Lemah, Ini Dia Daftarnya

    (dem)


    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.