Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»China dan NASA Berebut Mendarat di Bulan, Ada Apa?
    Insight News

    China dan NASA Berebut Mendarat di Bulan, Ada Apa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 September 2022Updated:1 September 2022Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sisi kutub selatan Bulan sepertinya akan ramai mendapat kunjungan. Sebab NASA dan China bertujuan untuk mendaratkan misi bulan prospektif mereka di lokasi pendaratan yang sama. Keduanya berharap untuk mengambil beberapa sumber daya yang terbatas di wilayah itu.

    NASA baru-baru ini mengumumkan 13 kandidat daerah pendaratan di dekat kutub selatan Bulan untuk misi Artemis 3 mendatang yang bertujuan untuk mendaratkan seorang pria dan seorang wanita di Bulan pada akhir tahun 2025.

    Wilayah tersebut disebut mengandung air es di daerah bayangannya. Air di Bulan bisa menjadi sumber daya utama untuk eksplorasi ruang angkasa di masa depan karena dapat digunakan untuk membuat bahan bakar roket, meningkatkan potensi Bulan untuk menjadi pintu gerbang ke tujuan yang lebih jauh, seperti Mars.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Nah, tapi, NASA bukan satu-satunya yang ingin memanfaatkan sumber daya kutub selatan Bulan.

    Dilansir dari Gizmodo, Kamis (1/9/2022), dalam sebuah makalah yang diterbitkan oleh Journal of Deep Space Exploration di China, sekelompok peneliti yang dipimpin oleh komandan misi bulan Chang’e-4 Zhang He mengidentifikasi 10 tempat pendaratan potensial di dekat kutub selatan.

    NASA dan peneliti China menargetkan situs di dekat kawah Shackleton, Haworth, dan Nobile sebagai zona pendaratan potensial, Space News pertama kali melaporkan.




    Foto: ilustrasi bulan (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

    Misi China yang akan diterbangkan dalam waktu dekat ke Bulan, tidak melibatkan astronot. Sebagai gantinya, Chang’e 7 akan menyertakan penjelajah untuk menjelajahi air es yang mungkin terperangkap di kutub selatan Bulan. Misi ini dijadwalkan untuk tanggal peluncuran 2024.

    Menemukan tempat yang tepat untuk mendarat di kutub selatan Bulan itu sulit, karena memiliki area yang tertutup kegelapan, sedangkan yang lainnya berlimpah cahaya.

    Rasio terang-ke-gelap ini bervariasi pada jarak kecil yang hanya beberapa mil, dan pesawat ruang angkasa idealnya ingin mendarat di area yang terang untuk kontrol termal. Tapi mereka juga ingin cukup dekat dengan daerah bayangan di mana air mungkin terperangkap. Ini menjadi opsi terbatas untuk NASA dan Badan Antariksa China.

    AS dan China berada dalam persaingan program ke Bulan. Kedua negara bertujuan untuk membangun pangkalan di kutub selatan Bulan sekitar tahun 2030. Namun tidak ada tanda-tanda potensi kerjasama di antara mereka.

    Administrator NASA Bill Nelson mengkritik pendekatan China ke luar angkasa, dengan mengatakan negara itu tertutup dan tidak terbuka untuk bekerja sama dalam sebuah wawancara dengan NBC yang ditayangkan 28 Agustus. Sehari kemudian, media China mengkritik program bulan NASA setelah peluncuran misi Artemis 1 mengalami penundaan .

    Kedua negara sedang berupaya mempersempit daftar tempat pendaratan potensial karena tanggal peluncuran misi bulan semakin dekat, tetapi tidak jelas apa yang akan terjadi jika mereka berakhir di area yang sama di kutub selatan.


    Artikel Selanjutnya


    Kalau Kamu Kirim Pesan Untuk Pacar, NASA Untuk Alien

    (roy/roy)


    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.