Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Volume Transaksi Terpangkas Setengah, Ini Strategi Tokocrypto
    Insight News

    Volume Transaksi Terpangkas Setengah, Ini Strategi Tokocrypto

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa31 Agustus 2022Updated:1 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Nusa Dua, Dexpert.co.id – Penurunan harga aset kripto di pasar global membuat investor malas bertransaksi. Penurunan minat menjual dan membeli aset kripto bahkan membuat rata-rata volume transaksi di Tokocrypto anjlok hingga 50%.

    CEO Tokocrypto Pang Xue Kai mengakui bahwa harga aset kripto yang berguguran membuat orang enggan bertransaksi. Dia mengungkapkan volume transaksi di Tokocrypto kini hanya sekitar setengah dari rata-rata volume transaksi saat pasar aset kripto sedang tinggi-tingginya.

    “Kalau pasar lagi bearish siapa yang mau berdagang, mereka beli harganya langsung turun lagi,” katanya di sela ajang Nexticorn International Summit 2022.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun, penurunan jumlah transaksi di platform tidak sepenuhnya berdampak ke bisnis perusahaan. Tokocrypto memiliki strategi untuk menjaga kinerja perusahaan dan menahan harga aset kripto tetap stabil.

    “Kami membuka akses ke produk yang orang masih mau bertransaksi,” jelas Kai.

    Dia mencontohkan, Tokocrypto membuka akses sebesar mungkin ke produk staking yang membuahkan on-chain reward ke penggunanya.

    Istilah staking digunakan untuk aksi pemilik aset kripto yang menyediakan aset kripto miliknya dalam aktivitas pengelolaan jaringan blockchain. 

    Pengelola blockchain biasanya mengizinkan pihak lain ikut serta dalam aktivitas staking tersebut dan membagi imbal hasil dari proses validasi blockchain ke pemilik aset.

    Rencana Ethereum mengubah sistem blockchain dari proof-of-work ke proof-of-stake yang biasa disebut sebagai The Merge, menurut Kai, meningkatkan minat atas staking, termasuk di Tokocrypto.


    Artikel Selanjutnya


    Kripto Bobol Lagi, Rp 2,6 Triliun Lenyap dalam 13 Detik

    (dem)


    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.