Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»OpenSea Jadi Kota Hantu NFT, Dulu Sehari Rp6T Kini Cuma Rp74M
    Insight News

    OpenSea Jadi Kota Hantu NFT, Dulu Sehari Rp6T Kini Cuma Rp74M

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa31 Agustus 2022Updated:31 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – OpenSea, pasar nonfungible token (NFT) terbesar di dunia, mengalami penurunan substansial dalam volume harian karena kekhawatiran tentang potensi gelembung pasar tumbuh atau market bubble grow.

    OpesSea memproses transaksi NFT senilai hampir US$ 5 juta (sekitar Rp 74 miliar) pada 28 Agustus, angka tersebut 99% lebih rendah dari rekor tertinggi mereka yang bisa mencapai US$ 405,75 juta (sekitar Rp 6 triliun) pada 1 Mei, menurut DappRadar.

    Sementara itu, dalam jangka waktu bulanan, volume OpenSea telah turun 90% dari puncaknya pada Januari 2022 sekitar US$4,85 miliar. Dalam Ether (ETH), penurunan bulanan pada periode yang sama adalah sekitar 82%


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Penurunan besar-besaran dalam volume harian dan bulanan bertepatan dengan penurunan drastis yang sama pada pengguna OpenSea dan transaksi mereka. Ini menunjukkan bahwa nilai dan minat pada koleksi berbasis blockchain telah berkurang dalam beberapa bulan terakhir, demikian dikutip dari Coin Telegraph, Rabu (31/8/2022).




    Foto: Bored Ape Yacht Club, dok coinranking
    Bored Ape Yacht Club, dok coinranking

    Menurunnya pasar di OpenSea juga terlihat dalam penurunan harga dasar – jumlah minimum yang siap dibayar untuk NFT – dari proyek koleksi digital terkemuka.

    Misalnya, harga dasar Bored Ape Yacht Club turun 53% menjadi 72,5 E pada 28 Agustus, padahal tertingginya mencapai 153,7 ETH pada 1 Mei.

    Demikian pula, harga dasar CryptoPunks, koleksi NFT teratas lainnya, turun hampir 20% dari tertinggi Juli di 83,72 ETH.

    Harga NFT dihargai dalam mata uang asli blockchain tempat mereka diluncurkan. Jadi, koleksi digital yang dibuat di Ethereum dibeli menggunakan Ether, yang juga berarti bahwa harga NFT akan turun jika penilaian pasar ETH anjlok.

    Pasar ETH yang bearish tampaknya menjadi salah satu pendorong utama di balik statistik NFT yang buruk. Khususnya, harga 1 ETH telah turun dari US$4.950 pada November 2021 menjadi di bawah US$1.500 pada Agustus 2022.


    Artikel Selanjutnya


    Seleb Jangan Gaptek, Pakai NFT Biar Fans Makin Banyak

    (dem)


    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.