Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Wabah Covid-19 Mulai Reda, Kok Vaksin Lokal Belum Lolos Uji?
    Insight News

    Wabah Covid-19 Mulai Reda, Kok Vaksin Lokal Belum Lolos Uji?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Agustus 2022Updated:30 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Dua vaksin buatan dalam negeri akan segera mendapatkan emergency use authorization (EUA) sekitar bulan September mendatang. Namun ternyata ini molor dari waktu yang diperkirakan sebelumnya.

    Vaksin Merah Putih dari Universitas Airlangga dan PT Biotis bernama Inavac serta Indovac dari Bio Farma dan Baylor sebelumnya dijadwalkan bisa mendapatkan EUA pada bulan Agustus ini.

    Menurut Kepala BPOM, Penny Lukito, pengembangan vaksin ini sudah didampingi oleh pihaknya. Namun memang ada masalah keterlambatan, seperti berasal dari subyek penelitian.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Subjek yang masih naif belum mendapatkan vaksin. Ada proses-proses membutuhkan waktu. Pengembangan dari awal dan kita baru, sehingga memang membutuhkan lebih lama,” jelas Penny dalam rapat dengan Komisi IX DPR RI, Selasa (30/8/2022).

    “Ada pembelian peralatan, reagen yang dibutuhkan di luar negeri. Menjaga integritas uji klinik ini.”

    Direktur Utama BioFarma, Honesti Basyir juga menjelaskan beberapa permasalahan dalam pengujian. Misalnya tantangan untuk mencari relawan untuk penelitian ini.

    “Jangankan vaksin yang masih uji klinis, vaksin booster pun sudah mendapatkan izin dan digunakan di negara lain sulit mendapatkan orang-orang untuk di-booster,” jelasnya.

    Dia juga menceritakan saat melakukan pengujian di Sumatra Barat. Di sana membutuhkan 3.000 relawan untuk diuji.

    Akhirnya pihaknya mendapatkan bantuan dari Babinsa setempat. Mereka akhirnya menggunakan berbagai cara untuk bisa mengajak masyarakat setempat.

    “Kami door-to-door untuk mengajak orang, ya juga pakai minyak goreng, sapi kurban yang kita berikan. Kita perlu 3.000-an relawan untuk menyelesaikan uji klinis tahap III ini,” kata Honesti.


    Artikel Selanjutnya


    Menuju Fase 3, Izin Vaksin Merah Putih Bakal Lebih Cepat


    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.