Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»BI Bocorkan Rencana ini, ‘Kiamat’ ATM Sudah Makin Dekat?
    Insight News

    BI Bocorkan Rencana ini, ‘Kiamat’ ATM Sudah Makin Dekat?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa29 Agustus 2022Updated:29 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kondisi pandemi mempercepat transformasi digital, khususnya terkait alat pembayaran. Bank Indonesia (BI) kembali memberikan fakta terbaru yang memperlihatkan ‘kiamat ATM’ semakin nyata.

    Tanda-tanda bahwa uang fisik makin ditinggalkan tecermin dari transaksi ekonomi dan keuangan digital yang terus meningkat.

    Terbaru Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan, nilai transaksi uang elektronik pada Juli 2022 tumbuh 39,76% (year on year/yoy) mencapai Rp 35,5 triliun dan nilai transaksi digital banking meningkat 27,82% (yoy) menjadi Rp 4.359,7 triliun sejalan dengan normalisasi mobilitas masyarakat.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sementara itu, nilai transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM, kartu debit, dan kartu kredit, meningkat 34,87% (yoy) menjadi Rp 739,4 triliun, lebih rendah dari transaksi uang elektronik.

    “Transaksi ekonomi dan keuangan digital mengalami kenaikan ditopang oleh meningkatnya ekspektasi dan preferensi masyarakat dalam berbelanja daring, perluasan dan kemudahan sistem pembayaran digital, serta akselerasi digital banking,” jelas Perry dalam konferensi pers beberapa waktu yang lalu.

    Dalam mendorong implementasi layanan sistem pembayaran yang memenuhi prinsip integrasi, interkoneksi, dan interoperabilitas, Perry mengatakan, Bank Indonesia melanjutkan dan memperkuat persiapan implementasi Kartu Kredit Pemerintah Domestik serta Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP).

    Bank Indonesia juga terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan K/L Satgas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) dalam rangka mendorong akselerasi digitalisasi daerah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

    Di sisi lain, jumlah uang kartal yang diedarkan pada Juli 2022 meningkat 7,08% (yoy) mencapai Rp 913,3 triliun. Adapun likuiditas perekonomian juga tetap longgar, tecermin pada uang beredar dalam arti sempit (M1) dan luas (M2) yang tumbuh masing-masing sebesar 14,89% (yoy) dan 9,58% (yoy)

    “Bank Indonesia terus memastikan ketersediaan rupiah dengan kualitas yang terjaga di seluruh wilayah NKRI serta penyelenggaraan program edukasi cinta, bangga, paham (CBP) rupiah, termasuk edukasi atas uang rupiah tahun emisi 2022,” jelas Perry.


    Artikel Selanjutnya


    Semua Transaksi Digital Melesat, Kiamat Uang Kertas Terjadi?

    (dem)


    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.