Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Dijual di Internet, Akun Gmail & Kartu Kredit Harganya Segini
    Insight News

    Dijual di Internet, Akun Gmail & Kartu Kredit Harganya Segini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 Agustus 2022Updated:28 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Bukan sesuatu yang baru soal peretasan data dan akhirnya dijual di dark web. Harganya pun beragam tergantung dari informasi yang berhasil di dapatkan.

    Laporan dari Dark Web Price Index 2021 oleh Privacy Affairs memperlihatkan harga dari beberapa data yang berhasil dicuri. Mulai dari informasi terkait kartu kredi hingga akun layanan streaming seperti Netflix.

    Lebih lanjut, berikut daftar harga data yang dijual di dark web, dikutip dari Geekflare, Rabu (24/8/2022):


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    1. Harga data kartu kredit

    Data pada kartu kredit dengan saldo hingga US$1.000 dihargai US$150. Untuk kartu limit US$5.000, pembeli harus merogoh kocek US$240.

    Untuk data rekening bank minimal US$2.000 dan informasi pada akun Paypal dengan saldo US$1.000 senilai US$120. Sementara untuk transfer dari akun Payal saldo US$1.000-US$3.000 dijual dengan harga US$340, US$3.000 senilai US$180, dan mendapatkan informasi login 50 akun dibanderol US$200.

    Akun Western Union dengan rekening di atas US$1.000 senilai US$45. Sedangkan akun Stripe terverifikasi dengan payment getaway dijual US$1.000.

    Akun kripto menjadi sesuatu yang mahal untuk dijual. Misalnya akun Kraken terverifikasi senilai US$810, Coinbase US$610 dan Cex.io US$410.

    2. Harga akun twitter dan e-mail

    Penjualan data akun media sosial dan email juga kerap terjadi. Ternyata informasi akun Twitter bernilai US$35 dan Gmail dijual hingga US$85.

    Tak sampai sana, hacker juga mendapatkan uang dengan menjual followers di media sosial. Untuk mendapat 1.000 pengikut, likes, atau berbagi akun media sosial bervariasi US$1 dan US$25. Sebagai contoh US$5 untuk membeli 1.000 followers di akun Instagram dan US$2 pada Spotify.

    Selain itu database email hingga 4,78 juta akun email senilai US$10. Basis data dokter gigi swasta AS dengan 122 ribu identitas, bisa didapatkan US450 dan basis data pemilih AS dari berbagai negara mencapai US$100.

    3. Harga scan dokumen pribadi

    Paspor fisik (Malta) dihargai tertinggi yaitu senilai US$6.500 dan data paspor nilai terendah (Lithuania) dijual US$1.500.

    Untuk ID palsu fisik, peretas menjualnya dengan harga dari US$50 (New Jersey ID) hingga US$500 (Latvia ID). Harga salinan palsu SIM berbagai negara antara US$200-US$100 dan SIM AS senilai US$100 serta SIM Australia US$20.

    Hacker juga menjual akun Uber yang diretas seharga US$8 dan US$14 bagi akun pengemudi Uber yang kena hack. Nomor jaminan sosial AS yang valid seharga US$2.

    Sedangkan akun eBay dengan reputasi tinggi yakni 1.000+ feedback, dijual kemungkinan dengan harga US$1.000. Data green card senilai US$150.


    Artikel Selanjutnya


    Begini Cara ‘Tangkap Basah’ Orang yang Sadap Whatsapp Kita


    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.