Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»TV Segera Analog Mati, Tapi Kok Distribusi Set Up Box Baru 5%
    Insight News

    TV Segera Analog Mati, Tapi Kok Distribusi Set Up Box Baru 5%

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 Agustus 2022Updated:28 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Distribusi set top box gratis TV digital masih sangat rendah yakni sebesar 5%. Padahal, batas akhir perpindahan siaran TV analog ke TV digital atau Analog Switch Off (ASO) akan rampung pada 2 November 2022.

    Direktur Penyiaran Direktorat Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika (Ditjen PPI) Kementerian Kominfo, Geryantika Kurnia, meminta agar distribusi bisa segera berjalan.

    “Tapi sampai 18 Agustus kemarin pembagian dari swasta itu baru 5%. Nah, ini menjadi perhatian pemerintah dan Komisi 1 DPR perlu bahu-membahu agar swasta segera melakukan distribusi set top box ini, karena 2 November itu sebentar lagi,” ujar Gery dalam sosialisasi ASO yang digelar secara online, dilansir dari detikINET Minggu (28/8/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kriteria terbaru penerima set top box TV digital gratis yakni rumah tangga miskin ekstrem. Bantuan ini agar seluruh masyarakat, khususnya yang tidak mampu, bisa menikmati siaran TV digital, utamanya saat TV analog dimatikan.

    “6,7 juta rumah tangga miskin itu berdasrakan data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial-red) lama. Tapi sekarang, data divalidasi karena DTKS ini dasarnya bansos bukan televisi. Kita sekarang validasi dan koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),” kata Gery.

    Pembagian set-top-box (STB) untuk program Analog Switch Off (ASO) kepada masyarakat miskin terus dilakukan. Khusus untuk DKI Jakarta sudah ada 50.059 unit yang didistribusikan. Wilayah lainnya seperti kota Bekasi ada 29.740 unit, kota Bogor 21.923 unit, dan kota Depok 51.189 unit.

    Pembagian STB adalah bagian dari program Analog Switch Off (ASO), yaitu migrasi teknologi siaran televisi analog ke digital. Setelah infrastruktur siap dan STB gratis sampai di kelompok masyarakat miskin, pemerintah akan mematikan siaran TV analog.

    “Jadi, yang diberi adalah masyarakat miskin secara ekstrem. Miskin secara ekstrem itu misalnya, sama sekali tidak punya rumah, tidak punya penghasilan tetap, dan lain sebagainya, sudah ada kriterianya,” kata Staf Khusus Menkominfo, Rosarita Niken Widiastuti.


    Artikel Selanjutnya


    Mulai Besok, Tak Ada Lagi Siaran TV Analog di Wilayah Ini

    (fys/dhf)


    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.