Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Covid Varian Baru Muncul Awal 2023, Lebih Buruk dari Delta?
    Insight News

    Covid Varian Baru Muncul Awal 2023, Lebih Buruk dari Delta?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 Agustus 2022Updated:28 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memprediksi muncul varian baru Covid-19. Pasalnya, ia melihat kasus COVID-19 di Eropa dan Amerika mencapai lebih dari 100 ribu, dan Jepang lebih dari 200 ribu kasus.

    Menurutnya, kasus konfirmasi yang tinggi tersebut berisiko menyebabkan mutasi dan timbul varian virus Corona yang baru.

    “Kasus konfirmasi harian setinggi ini pasti akan menyebabkan terjadinya mutasi dan timbulnya varian baru,” ungkapnya dalam siaran langsung konferensi pers virtual Ratas Evaluasi PPKM, Selasa (23/8/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun begitu menurutnya, terdapat kemungkinan varian Corona baru yang kelak hadir tidak akan lebih berbahaya dibandingkan Delta atau Omicron.

    “Secara alamiah, virus itu tidak ingin inangnya cepat-cepat mati. Kalau inangnya cepat mati, dianya juga cepat mati. Jadi mutasi virus itu akan membuat inangnya lebih susah mati. Itu sebabnya virus yang baru pasti lebih lemah daripada virus yang lama karena dia enggak ingin juga cepat-cepat mati,” jelas Menkes.

    Itu sebabnya Omicron lebih lemah daripada Delta. Jadi, kata dia, kemungkinan besar nanti mutasi berikutnya pasti akan lebih lemah dari Omicron. Karena virus ini tidak ingin inang tempatnya hidup cepat-cepat meninggal.




    Virus itu tidak ingin inangnya cepat-cepat matiMenteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

    Menkes menjelaskan agar dalam beberapa bulan mendatang kemunculan varian Corona baru tidak terlalu memengaruhi kondisi warga RI, karena vaksinasi bakal digencarkan pada kelompok rentan.

    BGS mengatakan Indonesia menjadi satu dari segelintir, sedikit negara yang sudah berhasil melampaui gelombang BA.4 dan BA.5 dengan sangat baik.

    “Sekarang ujiannya 6 bulan lagi, sekitar bulan Januari, Februari, Maret 2023. Kalau kita benar-benar bisa melampaui itu sama seperti sekarang, Indonesia adalah menjadi mungkin selected few negara yang bisa menangani pandemi ini 12 bulan berturut-turut,” pungkasnya.


    Artikel Selanjutnya


    Waspada Covid Varian Baru, Penyintas Omicron Bisa Kena Lagi?

    (dem)


    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.