Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bikin Cemas, Pencurian Aset Kripto NFT Tembus Rp 1,48 Triliun
    Insight News

    Bikin Cemas, Pencurian Aset Kripto NFT Tembus Rp 1,48 Triliun

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 Agustus 2022Updated:26 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kasus pencurian token non-fungible (NFT) hingga Juli tahun ini sudah mencapai nilai kerugian US$ 100 juta atau sekitar Rp 1,48 triliun. Data tersebut diungkap oleh firma riset blockchain Elliptic, dikutip dari Reuters, Kamis (25/8/2022).

    NFT adalah aset berbasis blockchain yang mewakili file digital seperti gambar, video, atau teks.

    Pasar melonjak pada 2021 karena spekulan kaya crypto menghabiskan miliaran dolar untuk aset tersebut, berharap mendapat untung karena harga naik. Tetapi sejak harga cryptocurrency jatuh pada bulan Mei dan Juni tahun ini, harga NFT dan volume penjualan telah jatuh.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Bahkan saat harganya turun pun penipuan tetap marak di pasar NFT. Menurut laporan firma yang berbasis di London tersebut, pada Juli terlihat jumlah tertinggi dalam pencurian NFT.

    Pencuri menerima rata-rata US$300.000 per kasus yang dilakukan. Skala sebenarnya dari pencurian NFT kemungkinan akan lebih tinggi, mengingat tidak semua kejahatan dilaporkan ke publik, tambahnya.

    Peretasan dan penipuan telah lama menjangkiti industri kripto, sementara regulator di seluruh dunia semakin khawatir tentang penggunaan aset kripto dalam kejahatan dunia maya.

    Elliptic menempatkan jumlah pencucian uang di platform berbasis NFT hanya US$8 juta. Tetapi dana senilai hampir US$ 329 juta di pasar NFT berasal dari layanan seperti yang disebut mixer cryptocurrency, yang dirancang untuk menyembunyikan asal dana, kata Elliptic.

    Salah satu mixer tersebut, Tornado Cash, digunakan untuk mencuci lebih dari setengah dari hasil penipuan NFT, kata Elliptic, sebelum disetujui oleh Amerika Serikat bulan ini. Baca selengkapnya

    “Ada ancaman yang berkembang terhadap layanan berbasis NFT dari entitas yang dikenai sanksi dan eksploitasi yang disponsori negara,” kata Elliptic, mengutip pencurian US$ 540 juta pada bulan April yang telah dikaitkan oleh pejabat AS dengan Grup Lazarus Korea Utara.


    Artikel Selanjutnya


    Cara Baru Penggemar Musik RI Hasilkan Cuan dari Lagu

    (roy/roy)


    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.