Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Telkom Bantah Data Indihome Bocor, Ini Buktinya
    Insight News

    Telkom Bantah Data Indihome Bocor, Ini Buktinya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 Agustus 2022Updated:22 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – TelkomGroup memastikan tidak ada kebocoran data browsing history atau data pribadi pengguna IndiHome. Hal ini disampaikan setelah perusahaan telekomunikasi pelat merah itu melakukan investigasi usai adanya informasi tentang kebocoran data pengguna IndiHome di internet.

    Diungkapkan oleh SVP Corporate Communications and Investor Relations TelkomGroup, Ahmad Reza, setelah dilakukan investigasi terhadap record data yang diperjualbelikan di forum, TelkomGroup memastikan tidak ada kecocokan dengan data milik Telkom.

    “Kami sampaikan tidak terdapat record mengandung ID IndiHome yang valid. Telkom tidak menggunakan email @telkom.net baik untuk kepentingan perusahaan maupun sebagai fitur atau layanan pelanggan. Jadi fungsinya bukan sebagai email,” kata Reza, dalam konferensi pers di Kantor Telkom, Jakarta, Senin (22/8/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Reza lebih lanjut menyebutkan format @telkom.net digunakan Telkom sebagai domain atau user ID IndiHome.

    Ia juga menekankan temuan fakta, di mana tidak ada sistem di Telkom yang menyimpan browsing history dan data pribadi secara berdampingan.

    “Intinya tidak ada sistem IndiHome yang dilanggar, dan kedua dapat diduga data yang dipublikasikan di forum merupakan hasil rekayasa atau fabrikasi,” ujarnya menegaskan.

    Telkom sendiri mendapati adanya kabar dugaan kebocoran data pelanggan IndiHome pada 21 Agustus 2022. Data-data yang diduga bocor itu dijual di forum breached.to.

    Adapun jumlah data yang dijual terdiri dari 26.730.797 record data dengan komposisi browsing history dan data pribadi pengguna periode Agustus 2018 – November 2019.

    Data yang dijual disebut-sebut sebagai browsing history dan data pribadi tersebut diklaim dibobol pada Agustus 2022.


    Artikel Selanjutnya


    Kabar Gembira! STB IndiHome TV Bisa Akses Disney+ Hotstar

    (roy/roy)


    Techno for life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.