Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Magic! Investor Kripto RI Capai 15 Juta, Kalahkan Pasar Modal
    Insight News

    Magic! Investor Kripto RI Capai 15 Juta, Kalahkan Pasar Modal

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Agustus 2022Updated:19 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kementerian Keuangan mencatat, tren minat masyarakat untuk berinvestasi pada aset kripto terus meningkat. Hingga Juni 2022 jumlahnya mencapai 15,1 juta investor, lebih besar dibandingkan investor pasar modal yang hanya mencapai 9,1 juta pada Juni 2022.

    Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara merinci, jumlah investor aset kripto pada 2022 yang mencapai 15,1 juta tersebut lebih tinggi dibandingkan jumlah investor pasar modal yang hanya mencapai 9,1 juta pada Juni 2022.

    Kendati demikian nilai transaksi pasar modal lebih besar dibandingkan nilai transaksi di aset kripto. Transaksi pada pasar modal masih lebih besar, yakni mencapai Rp 3.302 triliun, sementara transaksi di aset kripto mencapai Rp 854,9 triliun.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Kripto yang baru muncul di sekitar tahun 2020 tiba-tiba sekarang sudah 15 juta,” jelas Suahasil dalam rapat kerja dengan Badan Legislasi (Baleg) DPR, dikutip Jumat (19/8/2022).

    “Begitu muncul sesuatu yang sifatnya seperti kripto, semua orang menyerbu. Jadi, kita punya sektor keuangan yang berpuluh tahun hanya seperti yang tadi, tapi begitu muncul yang seperti kripto, semua orang semangat banget ini,” kata Suahasil lagi.

    Kementerian Keuangan mencatat, jumlah investor pasar kripto pada 2020 mencapai 4 juta, kemudian naik menjadi 11,2 juta pada 2021. Sementara itu, jumlah investor pasar modal pada 2020 hanya mencapai 3,9 juta dan menjadi 7,5 juta pada 2021.

    Suahasil mengingatkan bahwa kripto adalah aset yang resikonya tinggi. Di sisi lain, masyarakat sudah menganggap kripto merupakan alternatif tempat melakukan investasi yang menguntungkan selain saham.

    Tingkat volatilitas tinggi aset kripto, kata Suahasil menunjukkan perlunya kecukupan kerangka peraturan dan pengawasan yang memadai untuk melindungi investor.

    “Ini harus kami dalami dengan baik bagaimana risiko dan seterusnya karena mungkin Ibu/Bapak ada yang mengikuti kemarin ketika stablecoin Terra (LUNA) itu crash banyak yang terkena imbasnya, padahal itu termasuk yang stablecoin, artinya sesuatu yang sudah diupayakan agar stabil, ada algoritma untuk stabilnya,” jelas Suahasil.


    Artikel Selanjutnya


    Jangan Kaget! Pengguna Kripto Diprediksi Tembus 1 Miliar

    (roy/roy)


    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.