Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ngeri! Bumi Tanpa Sinar Matahari Jika Perang Nuklir Rusia-AS
    Insight News

    Ngeri! Bumi Tanpa Sinar Matahari Jika Perang Nuklir Rusia-AS

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Agustus 2022Updated:19 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Dalam sebuah studi terbaru memperlihatkan dampak jika perang nuklir antara Rusia dan Amerika Serikat (AS) sampai pecah. Dari Bumi tanpa sinar Matahari hingga 5 miliar orang terancam kelaparan.

    Ledakan nuklir disebut akan menyebabkan kebakaran besar, dan asap hitam jelaga akan masuk ke atmosfer lalu menghalangi Matahari. Studi juga menyebutkan kejadian tersebut akan membatasi produksi makanan yang menyebabkan kematian.

    Tiap ledakan senjata nuklir akan menghasilkan 5 teragram atau 5 triliun gram jelaga. Di mana akan menyebabkan kekurangan pangan massal pada hampir semua negara.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Sebagian besar orang akan kelaparan. Ini benar-benar buruk,” kata ilmuwan iklim di Universitas Rutgers, Lili Xia dikutip dari USA Today, Jumat (19/8/2022).

    Studi itu menuliskan beberapa dampak dari perang nuklir mulai dari cahaya redup, pendinginan global hingga kemungkinan pembatasan perdagangan. Pada akhirnya menjadi bencana global untuk ketahanan pangan.

    Penelitian tersebut memperkirakan jumlah kematian karena kelaparan karena perang nuklir. Jika perang pecah antara India dan Pakistan, jumlahnya mencapai 2,5 miliar orang.

    Dampak lebih besar akan terjadi jika konflik antar AS dan Rusia terjadi. Perang nuklir dua negara menyebabkan kematian karena kelaparan mencapai 5 miliar orang atau dua kali lipat dari dampak India dan Pakistan.

    Laporan Nature.com menyebutkan sembilan negara punya lebih dari 12 ribu hulu ledak nuklir. “Jika senjata nuklir ada, mereka bisa digunakan dan dunia mendekati perang nuklir beberapa kali,” kata Alan Robock, profesor ilmu iklim di Universitas Rutgers yang juga rekan penulis penelitian.

    “Melarang senjata nuklir merupakan solusi jangka panjang satu-satunya”.


    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.