Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Duh! Pendapatan Tencent Turun, Pertama Kali Dalam 18 Tahun
    Insight News

    Duh! Pendapatan Tencent Turun, Pertama Kali Dalam 18 Tahun

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa18 Agustus 2022Updated:19 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Tencent harus mengalami penurunan pendapatan pertamanya dalam 18 tahun atau sejak listing 2004 lalu. Penurunan tersebut 3% dan pendapatannya tercatat 134 miliar yuan (Rp 292,9 triliun) pada kuartal Juni.

    Sementara itu laba bersih raksasa video game dan media sosial mencapai 18 miliar yuan (Rp 39,3 triliun). Capaian tersebut turun 56% dari periode tahun lalu, dikutip South China Morning Post, Kamis (18/8/2022).

    Biaya remunerasi kuartal kedua adalah 27,55 miliar yuan (Rp 60,2 triliun). Ini juga turun dari 29,2 miliar yuan (Rp 63,8 triliun) pada tiga bulan pertama 2022.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Selama kuartal kedua, kami keluar dari bisnis non-inti, memperketat pengeluaran pemasaran kami dan memangkas biaya operasional, memungkinkan kami meningkatkan pendapatan non-IFRS kami, meski dalam kondisi pendapatan yang sulit,” kata pendiri dan kepala eksekutif Tencent, Pony Ma Huateng.

    “Ke depan, fokusnya adalah meningkatkan efisiensi bisnis kami dan meluncurkan inisiatif pendapatan baru, termasuk iklan in-fee di Video Accounts populer kami, sambil mendoron inovasi lewat R&D”.

    Pendapatan dari layanan nilai tambah Tencent, terdiri atas video game dan bisnis jejaring sosial, mencapai 71,7 miliar yuan (Rp 156,7 triliun) di kuartal kedua. Penjualan video game baik di dalam dan luar negeri turun 1% masing-masing 31,8 miliar yuan serta 10,7 miliar yuan (Rp 23,3 triliun).

    Sedangkan pendapatan dari iklan online turun 18% YoY menjadi 18,6 miliar Yuan (Rp 40,6 triliun). Untuk pemasukan dari fintech dan layanan bisnis tumbuh 1% menjadi 42,2 miliar yuan (Rp 92,2 triliun).

    Tencent diketahui juga masuk dalam pusaran PHK banyak perusahaan beberapa waktu terakhir. Jumlah karyawan pada Juni adalah 110.715 orang turun dari bulan Maret 116.213 orang.

    PHK yang terjadi beberapa kali itu sebagai upaya Tencent mengendalikan pengeluaran. Perusahaan juga memotong biaya lewat penghentian tawaran buah-buahan dan kotak takeaway gratis di kantin kantor.

    Keputusan lainnya adalah membatalkan sarapan dan makan malam gratis untuk pekerja kontrak, menyesuaikan kebijakan gaji dalam rangka memperlambat laju kenaikan, serta meluncurkan sistem tinjauan kinerja baru bagi karyawan.


    Artikel Selanjutnya


    Para Raksasa Teknologi Masuk Metaverse, Terbaru Tencent

    (npb/roy)


    Techno for life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.