Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Lawan Tesla, Startup Kembaran Gojek Siap Rilis Mobil Listrik
    Insight News

    Lawan Tesla, Startup Kembaran Gojek Siap Rilis Mobil Listrik

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – CEO Ola Electric Bhavish Aggarwal mengatakan bahwa perusahaannya akan meluncurkan kendaraan listrik yang dapat melaju hingga 100 kilometer per jam (lebih dari 62 mph) dalam empat detik.

    Langkah ini Ola ambil sebagai langkah awal untuk mendapatkan pijakan di sektor EV yang masih baru dan tumbuh di India.

    Dalam presentasi video, Aggarwal menawarkan sejumlah detail tentang kendaraan buatan India tersebut.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Mobil listrik itu akan memiliki jangkauan lebih dari 500 kilometer per pengisian, atap kaca, dan kemampuan mengemudi yang dibantu. EV juga akan hadir tanpa kunci dan tanpa gagang pintu. Perusahaan berencana meluncurkan kendaraan tersebut pada 2024.

    “Pembuat mobil global berpikir bahwa pasar India belum siap untuk teknologi kelas dunia dan, karenanya, menjual teknologi hand-me-down mereka di India,” katanya, dilansir dari CNBC Internasional, Selasa (16/8/2022). “Ini perlu diubah,” tambahnya.

    Dalam kesempatan yang sama dia juga mengumumkan rencana untuk mengembangkan apa yang disebutnya “hub full-EV” dengan memperluas “Futurefactory” perusahaan di negara bagian Tamil Nadu, yang saat ini berfokus pada produksi kendaraan bermotor listrik roda dua.

    Pada skala penuh, dia mengatakan fasilitas pabrik yang diperluas akan menghasilkan 1 juta mobil, 10 juta kendaraan roda dua dan baterai berkapasitas total 100 gigawatt jam setiap tahun. “Ola Futurefactory yang dirancang ulang ini akan menjadi ekosistem EV terbesar di dunia di satu lokasi,” ujarnya.

    Ola Electric adalah cabang EV dari perusahaan ride-hailing Ola, yang didirikan pada 2011. Baik Ola dan Ola Electric telah menarik investasi dari SoftBank Group.

    India sendiri menjadi pasar yang belum dimanfaatkan dalam hal mobil listrik, tertinggal di belakang China, Uni Eropa, dan AS.

    “Di Brasil, India, dan Indonesia, kurang dari 0,5% penjualan mobil adalah listrik,” catatan Global EV Outlook dari International Energy Agency.

    Usaha Ola ke pasar mobil listrik India akan membuatnya bersaing dengan Tata Motors dan Mahindra Electric Mobility, antara lain. Menurut IEA, SUV Nexon BEV Tata adalah mobil listrik terlaris di India pada tahun 2021.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Mobil Listrik Mercy Bisa Tempuh Jakarta-Banyuwangi Sekali Cas

    (dem)


    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.