Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tsunami PHK Berlanjut, Produsen Sepeda Ini PHK 784 Karyawan
    Insight News

    Tsunami PHK Berlanjut, Produsen Sepeda Ini PHK 784 Karyawan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Agustus 2022Updated:16 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – CEO Peloton Barry McCarthy kembali berencana untuk melakukan PHK karyawan. Kabar ini diketahui dari memo yang dikirim kepada staf. Memo tersebut memperingatkan bahwa perusahaan berencana untuk merumahkan 784 pekerjaan tambahan dalam putaran ketiga PHK.

    Ini bukan menjadi PHK pertama yang dilakukan Peloton. Pada Februari lalu, mereka memberhentikan 2.800 karyawan.

    Pada gelombang PHK kali ini, Peloton juga akan menaikkan harga Bike Plus dan Tread, sambil menutup showroom ritel mulai tahun 2023.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Juru bicara Peloton Ben Boyd mengkonfirmasi hal tersebut dan mengatakan bahwa keputusan yang diambil untuk lebih memajukan strategi transformasi dan memposisikan perusahaan dengan lebih baik untuk kesuksesan jangka panjang sebagai perusahaan Connected Fitness global terbesar.

    “Langkah yang kami lakukan antara lain, penerapan harga yang lebih strategis; penghapusan jaringan distribusi mil terakhir Amerika Utara dan perluasan kemitraan logistik pihak ketiga (3PL), pengurangan tim Dukungan Anggota Amerika Utara kami, dan sinyal niat kami untuk secara signifikan mengurangi jejak ritel Amerika Utara kami,” ujar Boyd dikutip dari The Verge, Senin (15/8/2022).

    “Sayangnya, pergantian tenaga kerja ini mengakibatkan 784 karyawan keluar dari perusahaan. Setiap keputusan yang kami buat yang berdampak pada anggota tim tidak dianggap enteng, tetapi langkah ini memungkinkan Peloton menjadi lebih efisien, hemat biaya, dan gesit saat kami terus mendefinisikan dan memimpin kategori Connected Fitness global.” imbuhnya.

    Pengurangan staf dan rencana untuk menutup showroom ritel merupakan perpanjangan dari rencana restrukturisasi ketat Peloton setelah tahun yang penuh bencana.

    Bulan lalu, Peloton memangkas hampir 600 pekerjaan di Taiwan sebagai bagian dari langkah untuk mengurangi manufaktur internal. Pada bulan Februari, ia juga mengumumkan bahwa mereka akan mengakhiri rencana untuk membangun pabrik senilai US$400 juta di Ohio.

    Sementara itu, McCarthy mencatat bahwa meskipun perusahaan memotong pekerjaan pada pengiriman dan tim dukungan pelanggannya. Perusahaan juga secara aktif mencari untuk mengisi peran di tim rekayasa perangkat lunaknya. McCarthy menyebutkan rencana untuk memperluas kehadiran e-commerce Peloton sebagai alasan mengapa perusahaan akan mengurangi ritelnya mulai tahun depan.

    Selain karyawan, para konsumen juga akan kena dampak langsung, berupa kenaikan harga yang sedang direncanakan. Untuk mengatasi kelebihan persediaan, Peloton menurunkan harga Sepeda, Bike Plus, dan Tapak pada bulan April menjadi masing-masing US$1.445, US$1.995, dan US$2.695.

    Sekarang, Bike Plus akan kembali ke harga aslinya yakni US$2.495, sedangkan harga Tread akan naik US$800 menjadi US$3.495. Itu lebih tinggi dari harga peluncuran awal Tread seharga US$2.495

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Imbas Kehilanggan Banyak Pelanggan, Netflix PHK 150 Karyawan

    (roy/roy)


    Mind your business Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.