Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Dulu Mau Tanam Rp 1.470 T di IKN, Softbank Kini Rugi Rp 344 T
    Insight News

    Dulu Mau Tanam Rp 1.470 T di IKN, Softbank Kini Rugi Rp 344 T

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 Agustus 2022Updated:13 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Softbank, konglomerat asal Jepang dikabarkan mengalami kerugian. Ini dialami oleh unit investasinya Vision Fund yang mencatatkan kerugian US$23,1 miliar atau Rp 344 triliun pada kuartal April-Juni.

    Catatan buruk itu kabarnya karena valuasi yang menguap dari investasi yang mereka tanam sebelumnya. Sebagai informasi Softbank merupakan investor bagi Goto, eFishery, dan Modalku.

    Kerugian itu membuat Softbank bergerak cepat untuk melakukan perbaikan. Salah satunya adalah berencana memberlakukan PHK pada sejumlah karyawannya pada Vision Fund.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Selain itu, Softbank juga telah menjual seluruh saham yang dimiliki dari perusahaan ride hailing Uber. Saham tersebut dijual antara April dan Juli dengan harga rata-rata US$14,47 per saham dan mendapatkan keuntungan rata-rata per saham US$34,50.

    Namun CNBC Internasional menyebutkan Softbank tidak menginformasikan lebih lanjut terkait jumlah penjualan yang dibawa ke perusahaan atau yang dilepas.

    Sementara itu jauh sebelum kabar kerugian tersebut, Softbank dilaporkan mundur sebagai investor ibu kota baru Indonesia. Melansir Reuters pada Maret lalu, perusahaan dipastukan batal berinvestasi di Kalimantan Timur dan tidak menjelaskan secara terperinci keputusan tersebut.

    Dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan juga mengonfirmasi mundurnya perusahaan tersebut. “Tidak ada lagi cerita tentang Masayoshi [CEO SoftBank], dia keluar,” kata Luhut.

    Tahun 2020 lalu, Softbank dilaporkan akan berinvestasi sebesar US$100 miliar (sekitar Rp1.470 triliun) di ibu kota baru. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Luhut.

    “Karena dia [Masayoshi] desak saya terus, dia mau investasi hampir US$ 100 miliar. Menurut saya too good to be true,” katanya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Investasi Startup Masayoshi Son Bikin SoftBank Rugi Rp 271 T


    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.