Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bukan Sulap Bukan Sihir, Telkom Ciptakan Metanesia Buat Apa?
    Insight News

    Bukan Sulap Bukan Sihir, Telkom Ciptakan Metanesia Buat Apa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Agustus 2022Updated:7 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menggelar festival bertajuk Digiland 2022 dalam rangka merayakan hari ulang tahun Telkom ke-57. Di samping menghadirkan festival musik, seni, permainan, dan teknologi, dalam Digiland 2022 Telkom juga meluncurkan Metanesia.

    Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan Metanesia merupakan ekosistem metaverse pertama di Indonesia. Adapun Metanesia dibangun dengan konsep pusat perbelanjaan.

    “Jadi, kayak mal. Nanti ada beberapa toko. Pengunjung bisa secara virtual berkunjung di dalamnya dan melihat produknya. Bahkan beberapa produknya bisa dilihat lebih detail seperti aslinya,” kata dia dalam Press Conference Digiland 2022, di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (29/7/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Di samping itu, Metanesia juga menghadirkan kemudahan konsultasi kesehatan secara virtual.

     

    Sementara itu, Menteri BUMN, Erick Thohir, yang hadir dalam festival Digiland 2022 mengatakan, kehadiran Metanesia merupakan langkah konkret BUMN dalam mengakselerasi ekosistem digital yang terintegrasi. Menurut dia, Metanesia menjadi sinergi kekuatan yang ada di BUMN, UMKM, dan swasta dalam membangun dunia baru yang tetap saling menguntungkan.

    “Jangan sampai dengan dunia baru ini UMKM dihapuskan karena fondasi bangsa kita jelas ekonomi kerakyatan, dunia baru ini justru mempermudah akses pasar dan pendampingan UMKM agar bisa menjadi kekuatan di dunia baru,” ungkapnya.

    Dia pun berharap kehadiran dunia baru ini menjadi peluang bagi UMKM naik kelas. Tak hanya itu, Erick berharap Telkom membuat sesuatu yang berbeda dalam Metanesia.

    “Kita punya kekuatan sendiri. Telkom bikin dunia baru tapi hanya untuk BUMN, tidak boleh, kita tidak boleh jadi menara gading, kita harus rangkul UMKM dan swasta menjadi bagian kita bersama sebagai ekosistem Indonesia,” tutup dia.

    Sebagai informasi, Digiland 2022 merupakan salah satu bukti nyata Telkom untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat tentang langkah transformasi Telkom menjadi digital telco. Pada Digiland 2022 terdapat beragam produk digital, pameran startup, area games, hingga bazaar UMKM yang memanfaatkan teknologi untuk menjalankan bisnisnya.

    Digiland 2022 diharapkan dapat membangun awareness masyarakat bahwa Telkom memang tengah bertransformasi. Selain itu Digiland 2022 hadir untuk memberikan hiburan bagi masyarakat.

     

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    TelkomGroup Pamerkan Ekosistem Digital di Expo 2020 Dubai

    (rah/rah)


    Innovation Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.