Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Startup Boleh Bakar Uang Tapi Bukan Buat Diskon
    Insight News

    Startup Boleh Bakar Uang Tapi Bukan Buat Diskon

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Agustus 2022Updated:7 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Strategi bakar uang nampak lumrah dilakukan banyak startup untuk produknya bisa menarik perhatian. Strategi lain yang bisa dilakukan selain itu adalah dengan berfokus pada talenta.

    Founding Partner AC Venture, Pandu Sjahrir menjelaskan mengajak beberapa perusahaan untuk berfokus merekrut talenta terbaik. Apalagi dengan situasi yang tak pasti seperti saat ini, strategi itu perlu dilakukan bukan hanya menghemat biaya operasional.

    “Karena menurut saya winter is coming bisa 6-12 bulan ke depan. Ini saatnya untuk bukan saja merampingkan cost tapi juga perkuat tim yang ada. Ayo hire A class,” kata Pandu, dalam Profit CNBC Indonesia, Jumat (5/8/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kepada perusahaan-perusahaan itu dia mengatakan saat ini merupakan kesempatan emas melakukan perekrutan. “Kesempatan emas jarang sekali SDM di teknologi yang siap either berpindah, mencari tempat yang baru. Mungkin karena pasar seperti ini,” ungkapnya.

    Namun ternyata bukan hanya merekrut bagian teknologi atau marketing saja, startup juga perlu memperkerjakan orang terbaik di bidang keuangan. CEO BNI Modal Ventura, Eddi Danusaputro mengatakan ini sebagai cara untuk menyeimbangkan gas dan rem dalam perusahaan.

    “Karena rem dan gas harus jalan, ini penting karena fund raising tidak seperti sebelumnya. Runway harus di-manage lebih panjang, butuh financial discipline yang bagus supaya bisa bertahan lebih lama,” jelas Eddi.

    Menurutnya kebutuhan saat ini bukan lagi terkait valuasi tapi juga profit. Untuk itu butuh tim yang menangani keuangan dengan baik, termasuk memperhitungkan saat investor akan exit nantinya.

    Eddi mengingatkan jika para investor suatu saat akan keluar sebagai pendukung pendanaan perusahaan. Uang yang mereka tanamkan juga perlu untuk kembali.

    “Kalau perusahaan saya invest ke startup itu bukan uangnya Eddi Danusaputro pribadi itu uang investor kita. Jadi itu harus dikembalikan, teman-teman startup aware di sisi itu,” kata Eddi.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Mau Tahu Patokan Gaji CEO Startup di Indonesia? Cek di Sini!

    (npb)


    High Technology Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.