Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bukan Demam, Waspadai Gejala Covid yang Muncul di Pagi Hari
    Insight News

    Bukan Demam, Waspadai Gejala Covid yang Muncul di Pagi Hari

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 Agustus 2022Updated:6 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Perlu diketahui rupanya ada gejala di pagi hari yang menjadi pertanda Anda terinfeksi Covid-19. Yakni merasa lelah, bahkan jika Anda bangun dari tidur yang nyenyak.

    Selain kelelahan, gejala lainnya adalah sakit tenggorokan yang juga sering dilaporkan pada pasien Covid-19 daripada flu biasa. Ini diungkapkan oleh professor Tim Spector, kepala Studi Kesehatan ZOE.

    “Kasus Covid dua kali lebih banyak dari flu biasa saat ini, rasionya tidak pernah setinggi ini,” ujarnya dalam akun Twitternya, dikutip dari Mirror, Jumat (5/8/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Gejalanya hampir sama kecuali umumnya lebih lelah dan sakit tenggorokan, jadi sebaiknya anggap itu Covid,” imbuhnya.

    Melansir Express, ZOE menjelaskan tipe kelelahan pada mereka yang terinfeksi virus. Jenisnya ekstrem dan dapat mempengaruhi aktivitas seseorang sehari-hari dan muncul bahkan saat melakukan tugas kecil.

    “Ini adalah jenis kelelahan ekstrem atau perasaan terhapus yang tetap ada meski sudah beristirahat atau tidur nyenyak,” jelas ZOE.

    “Rasanya sulit untuk menaiki tangga, melakukan pekerjaan normal atau bahkan bangun dari tempat tidur”.

    Kelelahan juga mengakibatkan konsentrasi atau mengingat sesuatu menjadi terhambat, ini biasanya digambarkan sebagai “kabut otak”.

    Jika merasakan dua gejala itu, Spector mengatakan segera lakukan tes Covid-19. Namun apabila tidak bisa tes, menjauhlah lebih dulu dari orang lain hingga merasa lebih baik.

    Sebelumnya, dia juga menyatakan varian baru BA.4 dan BA.5 bekerja menghindari pertahanan. Inilah yang membuat virus tersebut membuat lonjakan kasus.

    Studi baru menunjukkan varian BA.4 dan BA.5 baru bekerja dengan menghindari pertahanan kekebalan yang ada dan juga menetralkan beberapa dari mereka. “Tidak mengherankan begitu sukses karena kasus Inggris melonjak ke tingkat rekor,” pungkasnya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Waspada Covid Varian Baru, Penyintas Omicron Bisa Kena Lagi?

    (dem)


    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.