Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Induk Facebook Mau Cari Utang Rp 150 Triliun, Buat Apa?
    Insight News

    Induk Facebook Mau Cari Utang Rp 150 Triliun, Buat Apa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 Agustus 2022Updated:5 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Meta, perusahaan induk Facebook, akan mengumpulkan US$ 10 miliar (sekitar Rp 150 triliun), dalam penawaran obligasi perdananya.

    Meta juga terlihat mendanai pembelian kembali saham dan investasi untuk mengubah bisnisnya, menurut dua sumber yang mengetahui masalah ini, dikutip dari Reuters, Jumat (5/8/2022).

    Penawaran tersebut, termasuk obligasi dengan jangka waktu mulai dari lima tahun hingga 40 tahun.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Mereka juga akan menerima lebih dari US$30 miliar pesanan dari investor, kata sumber. Meta juga menambahkan bahwa permintaan condong ke obligasi dengan tanggal yang lebih panjang.

    Di antara perusahaan teknologi besar, Meta adalah satu-satunya yang tidak memiliki utang dalam pembukuannya.

    Kondisi pasar sekarang akan membantunya membangun neraca yang lebih tradisional.

    Mereka bisa memberi lebih banyak ruang keuangan karena mencoba mendanai beberapa inisiatif, seperti realitas virtual metaverse dan produk video pendek Reels, di saat dana mereka menipis.

    Pada akhir Juli, Meta memposting perkiraan suram dan mencatat penurunan pendapatan kuartalan pertama kalinya, dengan ketakutan resesi dan tekanan kompetitif membebani penjualan iklan digitalnya.

    Di satu sisi usaha Federal Reserve AS melawan inflasi melalui kenaikan suku bunga yang agresif mulai berdampak, investor bergegas kembali ke pasar obligasi.

    Minggu ini menjadi salah satu yang tersibuk di sepanjang tahun ini, dengan perusahaan investasi AS mengumpulkan hampir US$60 miliar di pasar obligasi primer, menurut data Informa Global Markets.

    Raksasa teknologi lainnya seperti Apple, Intel Corp juga menerbitkan obligasi awal pekan ini, masing-masing mengumpulkan US$5,5 miliar dan US$6 miliar.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Heboh Cara Baru Induk Facebook ‘Jegal’ TikTok di AS

    (roy/roy)


    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.