Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kutip Biaya Tambahan Rp 1.000/Transaksi, Ini Kata Tokopedia
    Insight News

    Kutip Biaya Tambahan Rp 1.000/Transaksi, Ini Kata Tokopedia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 Agustus 2022Updated:5 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Tokopedia menjelaskan alasan pengenaan biaya jasa aplikasi sebesar Rp1.000 per transaksi.

    Head of External Communications Tokopedia Ekhel Chandra Wijaya mengatakan Tokopedia terus berupaya meningkatkan kualitas pengalaman pengguna.

    Salah satu caranya adalah dengan menerapkan biaya jasa aplikasi sebesar Rp1.000 per 3 Agustus 2022 untuk setiap transaksi produk fisik melalui situs maupun aplikasi Tokopedia.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Ia menegaskan biaya jasa aplikasi tidak berlaku untuk transaksi produk keuangan, produk digital, TopAds, zakat dan donasi.

    “Kecuali transaksi pembulatan emas, donasi atau pulsa yang disertakan dalam pembelian produk fisik,” kata Ekhel kepada CNBC Indonesia, Kamis (4/8/2022).

    Menurut website Tokopedia, biaya jasa aplikasi ini dapat dilihat pada halaman pembayaran dan invoice. Pengguna dalam hal ini pembeli, tidak akan dikenakan biaya jasa aplikasi apabila total pembayaran Rp 0 dan terdapat informasi ‘bebas bayar dari Tokopedia’ di halaman pembayaran.

    Pengenaan biaya per transaksi ini berpotensi meningkatkan take rate Tokopedia, yaitu pendapatan dari perputaran uang di platform marketplace.

    Umumnya, perusahaan e-commerce seperti Tokopedia mendulang pendapatan dari biaya yang dikenakan ke penjual produk. Perubahan kebijakan di Tokopedia berarti salah satu anak usaha GoTo ini mengincar tambahan pendapatan dari sisi pembeli.

    Berdasarkan laporan keuangan kuartal I-2022, take rate GoTo dari bisnis e-commerce adalah 2,9% dari total transaksi Rp 1,9 triliun. Porsi take rate di Tokopedia termasuk komisi yang dikutip dari pedagang yang ada di kisaran 1,5% hingga 2%.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Mitra Tokopedia Ajak Masyarakat Belanja dan Berbagi Kebaikan

    (roy/roy)


    High Technology Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.