Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Penggunaan EV Gojek Panen Hasil Positif, Bakal Diperluas?
    Insight News

    Penggunaan EV Gojek Panen Hasil Positif, Bakal Diperluas?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 Agustus 2022Updated:5 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatatkan penggunaan kendaraan elektrik atau electric vehicle (EV) mencapai dua kali lipat per April 2022. Dengan pencapaian tersebut, Senior Vice President Corporate Affairs Gojek Rubi W. Purnomo menyatakan peningkatan ini menjadi awal yang baik untuk mengembangkan ekosistem EV di Indonesia.

    “Ini awal yang baik untuk terus mengembangkan ekosistem EV di Indonesia, serta dapat menjadi pertimbangan buat Electrum untuk meningkatkan jumlah motor listrik dan memperluas cakupan wilayah operasionalnya nanti,” ungkap dia dalam Webinar Kontribusi Gojek dalam Mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional kala Pandemi, Kamis (4/8/2022).

    Sebelumnya, Gojek bersama dengan PT TBS Energi Utama Tbk mendirikan perusahaan Electrum untuk menyediakan EV dalam bentuk sepeda motor listrik bagi para mitra driver. Adapun Electrum juga berhasil mencapai target jarak tempuh satu juta kilometer hanya dalam jangka waktu tiga bulan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Karena demand yang tinggi pada masa trial ini, Electrum juga bisa mencapai target jarak tempuh 1 juta kilometer hanya dalam jangka waktu tiga bulan, yang sebelumnya kita targetkan itu akan tercapai dalam 1 tahun,” ujar dia.

    Lebih lanjut, menurut Rubi, penggunaan EV memberikan dampak positif baik bagi lingkungan maupun bagi mitra driver. Di mana mitra driver yang menggunakan EV bisa melakukan penghematan biaya operasional hingga 30% atau sampai Rp 700 ribu sampai 1 bulan.

    “Karena ada penghematan pembelian bensin, penggantian oli, dan perawatan lainnya,” jelas dia.

    Tak hanya itu, menurut dia penggunaan EV sekaligus memperkenalkan gaya hidup ramah lingkungan dalam ekosistem Gojek kepada para customer. Adapun kata dia, hal ini sejalan dengan visi pemerintah dalam rangka menekan emisi karbon atau net zero emission (NZE) pada 2030.

    Dalam kesempatan yang sama, Deputy Chief of Corporate Affairs Gojek Audrey P. Petriny mengatakan bahwa penggunaan EV menjadi bagian dengan komitmen tiga nol yang diluncurkan Gojek pada 2021, salah satunya nol emisi. Nol emisi merupakan salah satu komitmen Gojek dalam mengurangi pengeluaran karbon dari kendaraan.

    “Nol emisi Ini target dapat tercapai pada 2030. Awal tahun ini komitmen tiga nol diperluas ke seluruh ekosistem GoTo,” ujar dia.

    Adapun kata dia, sejak awal 2022 komitmen tersebut diperluas ke seluruh ekosistem GoTo. Sementara saat ini Gojek tengah melakukan transisi menuju penggunaan kendaraan listrik.

    “Kami mulai transisi ke kendaraan listrik. Harapan kami pada 2030 layanan di ekosistem di Gojek tidak lagi meninggalkan jejak karbon,” tegas Audrey.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Ini Kunci GoTo Sukses Sabet Best Employer Awards 2022

    (rah/rah)


    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.