Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bisa Diakses, Amazon Sudah Daftar PSE Secara Manual Lho
    Insight News

    Bisa Diakses, Amazon Sudah Daftar PSE Secara Manual Lho

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa31 Juli 2022Updated:31 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika menyampaikan situs e-commerce Amazon telah terdaftar sebagai sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE). Namun demikian raksasa asal Amerika Serikat (AS) tersebut baru mendaftar secara manual.

    Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan memastikan Amazon telah mendaftar secara manual. Dengan begitu maka layanan dari situs jual beli tersebut hingga kini masih dapat diakses.

    Untuk diketahui, PSE yang muncul di laman situs merupakan mereka yang mendaftar via Online Single Submission (OSS). Sementara Amazon hingga kini masih menyiapkan pendaftaran secara daring.

    “Terkait Amazon yang sudah mendaftarkan kemarin hari Jumat. Mereka sudah melakukan dalam bentuk manual mereka sedang menyiapkan pendaftaran secara online karena mereka harus terdaftar di perdagangan (Kementerian Perdagangan) dan itu perlu waktu,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Minggu (31/7/2022).

    Lebih lanjut, Samuel mengatakan saat ini Kementerian Kominfo sedang fokus pada 10 ribu aplikasi yang sedang dalam proses mendaftar sebagai PSE. Adapun dari 10 ribu tersebut terdapat 5.453 PSE yang sudah mendaftarkan produknya dengan total 9.039 aplikasi.

    Sedangkan, dari 5.453 PSE tersebut, terdapat 63 PSE yang ditangguhkan pendaftarannya lantaran data yang disampaikan kurang lengkap.

    “Kalau tidak lengkap kita mintakan perlengkapannya. Kalau gak memenuhi juga kita gak proses. Kita akan evaluasi 10 ribu pertama tapi prosesnya bertahap, karena jumlahnya besar,” kata dia.

    Hingga saat ini setidaknya terdapat tujuh aplikasi yang telah diblokir oleh pemerintah. Adapun aplikasi tersebut diantaranya yakni Yahoo Search Engine, PayPal, Epic Games, Steam, game DOTA, game CS, dan Origin (EA). Namun dari ketujuh aplikasi itu, terdapat satu aplikasi yang aksesnya dibuka sementara yakni PayPal.

    Kebijakan tersebut diambil lantaran memperimbangkan berbagai masukan dari berbagai pihak. Mengingat, banyak masyarakat yang menggunakan aplikasi tersebut.

    “Ada 7 aplikasi yang diblokir, dan per pagi tadi kami sedang membuka PayPal untuk memberikan waktu ke masyarakat melakukan migrasi. Sehingga sekarang ada 6 yang masih diblokir. Kemudian Steam, DOTA, CS sedang berkomunikasi. Mudah-mudahan segera,” kata dia.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Curi 100 Juta Data, Mantan Karyawan Amazon Terancam Dibui

    (Sumber: CNBC.com )


    Techno for life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.