Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Populerkan Fitur Direct Debit, Ayoconnect Gaet 7 Bank
    Insight News

    Populerkan Fitur Direct Debit, Ayoconnect Gaet 7 Bank

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa29 Juli 2022Updated:30 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebagai penyedia platform Open Finance, Ayoconnect akan terus memperkenalkan layanan fitur bayar tagihan otomatis atau direct debit di masyarakat. Fitur ini diharapkan dapat diadopsi hingga mencapai 4% dari total transaksi di Indonesia pada tahun pertama. Sedangkan di tahun kedua, ditargetkan bisa mencapai 20%.

    Dalam fase 1 Ayoconnect bekerja sama dengan tujuh bank terbesar di Indonesia untuk memperkenalkan debit langsung, yang dapat diakses melalui satu Application Programming Interface (API).

    COO & Co-Founder Ayoconnect, Chiragh Kirpalani mengatakan, Bank mitra tersebut antara lain Bank BRI, Mandiri, BNI, CIMB Niaga, Danamon, Bank Syariah Indonesia, dan Bank Neo Commerce.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Itu adalah 7 bank yang sudah kami rangkum dalam 1 API yang bisa diakses oleh para merchant, dan fase kedua akan memberikan kepada bank-bank yang lain,” ujar Chiragh kepada CNBC Indonesia beberapa waktu lalu.

    Saat ini, Ayoconnect memiliki beberapa merchant seperti perusahaan asuransi yang sedang dalam tahap integrasi. Selain itu, ada juga perusahaan-perusahaan fintech dan perusahaan P2P lending yang teregistrasi dengan OJK yang saat ini juga dalam tahap integrasi untuk memperkenalkan fitur ini lebih luas.

    Dia menjelaskan, terdapat keuntungan jika suatu perusahaan atau merchant menggunakan fitur ini, karena perusahaan akan memiliki kontrol yang dapat membantu fund collection. Dia mencontohkan, jika pembayaran tagihan dari konsumen terlambat beberapa hari, maka dengan direct debit bisa dipercepat.

    “Dari segi working capital, dari segi keuangan mereka bakal jauh lebih teratur dengan adanya metode ini. Fokus kedua adalah untuk memberikan adopsi kepada konsumen seperti late payment, itu juga cukup mahal bagi konsumen. Jadi keuntungannya dari perusahaan ada, dari konsumen juga ada,” jelasnya.

    Fitur ini juga memberikan kepastian karena linking yang direct langsung dengan bank, sehingga sangat menjamin keamanan dan kenyamanan dari konsumen. Bahkan, fitur direct debit dari Ayoconnect sudah mengikuti standar keamanan SNAP dari Bank Indonesia, sehingga kenyamanan user akan terakomodir dengan baik.

    Chiragh mengaku, saat ini ada lebih banyak merchant yang sudah menunggu untuk inovasi ini, karena sebelumnya direct debit sudah bertahun-tahun diterapkan di luar negeri. Pun begitu, hal ini dikatakannya harus dibarengi dengan awareness yang diciptakan dengan perusahaan.

    “Belum tentu akan menggantikan metode pembayaran tagihan yang sudah ada, namun akan ada shift of volume mengadopsi direct debit. Kita akan melihat adopsi dalam fase kuarter 4 di Indonesia dan juga ke depannya kita melihat ini akan menjadi mainstream di awal tahun depan,” pungkasnya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Semua Transaksi Digital Melesat, Kiamat Uang Kertas Terjadi?

    (dpu/dpu)


    Mind your business Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.