Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Alasan Indonesia Belum Rekomendasi Vaksinasi Cacar Monyet
    Insight News

    Alasan Indonesia Belum Rekomendasi Vaksinasi Cacar Monyet

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Juru bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Mohammad Syahril mengatakan sampai saat ini belum ada vaksin untuk cacar monyet atau monkeypox di Indonesia.

    Sebab untuk masuk Indonesia vaksin tersebut harus melalui persetujuan BPOM dengan melalui beberapa kajian.

    “Untuk melakukan ini butuh waktu, apakah vaksin dibutuhkan secepat ini dalam rangka pencegahan atau nunggu masuk dulu. Maka kita akan tunggu dulu ya, karena memasukkan vaksin itu kan membutuhkan prasyarat atau prosedur tertentu,” ujarnya saat konferensi pers virtual ‘Update Penanganan Monkeypox di Indonesia’, Rabu (27/7/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Ia menyebut memang ada dua vaksin yang direkomendasikan oleh WHO tapi hanya untuk beberapa negara saja. WHO, lanjut Syahril, menyatakan bahwa vaksin cacar yang dulu pernah ada masih efektif dilakukan.

    Selain itu, cacar monyet ini digolongkan sebagai virus yang bisa sembuh dengan sendirinya dalam keadaan tidak berat. “Jadi kita belum direkomendasi untuk melakukan vaksin sementara ini, tapi kita melihat juga proses perkembangan di global,” kata dia.

    Syahril memaparkan bahwa tingkat kematian cacar monyet ini mulai dari 0-11 persen. Namun, yang jadi perhatian apabila terjadi kompilasi yaitu ada infeksi sekunder, bronkopneumonia, sepsis, ensefalitis, infeksi kornea sehingga menyebabkan kebutaan.




    LONDON, ENGLAND - JULY 23: Nurse, Gabby Monk administers a dose of the monkeypox vaccine on July 23, 2022 in London, England. The NHS is expanding its  rollout in London as monkeypox cases continue to increase in the capital. Monkeypox, a rare disease, is part of the same family of viruses as smallpox. (Photo by Hollie Adams/Getty Images)Foto: Getty Images/Hollie Adams
    LONDON, ENGLAND – JULY 23: Nurse, Gabby Monk administers a dose of the monkeypox vaccine on July 23, 2022 in London, England. The NHS is expanding its rollout in London as monkeypox cases continue to increase in the capital. Monkeypox, a rare disease, is part of the same family of viruses as smallpox. (Photo by Hollie Adams/Getty Images)

    WHO telah menetapkan penyakit cacar monyet atau monkeypox sebagai darurat kesehatan gobal pada Sabtu (23/7/2022).

    Indonesia saat ini, kata Syahril, dikategorikan sebagai klasifikasi satu oleh WHO. Artinya, negara yang belum pernah mencatat kasus cacar monyet selama 21 hari terakhir.

    “Indonesia saat ini berada dalam klasifikasi 1. Negara yang belum melaporkan kasus monkeypox atau negara yang pernah melaporkan kasus namun tidak melaporkan lagi selama 21 hari terakhir.” pungkasnya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Kemenkes: Belum Ada Penyakit Cacar Monyet di Indonesia

    (dem)


    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.