Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Eropa Setujui Vaksin Imvanex untuk Cegah Cacar Monyet
    Insight News

    Eropa Setujui Vaksin Imvanex untuk Cegah Cacar Monyet

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 Juli 2022Updated:25 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Badan eksekutif Uni Eropa telah menyetujui vaksin cacar untuk digunakan melawan cacar monyet atau monkeypox setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan penyebarannya sebagai darurat kesehatan global.

    Komisi Eropa telah memperpanjang otorisasi pemasaran untuk vaksin cacar perusahaan, Imvanex, untuk memasukkan perlindungan dari cacar monyet. Hal ini sejalan dengan rekomendasi oleh pengawas obat-obatan UE.

    Imvanex sendiri telah disetujui di UE sejak 2013 untuk pencegahan cacar. Imvanex juga dianggap sebagai vaksin potensial untuk cacar monyet karena kesamaan antara virus cacar monyet dan virus cacar.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Persetujuan berlaku di semua Negara Anggota Uni Eropa serta di Islandia, Liechtenstein, dan Norwegia.” kata perusahaan pembuat obat Bavarian Nordic dalam sebuah pernyataan dikutip dari Al Jazeera, Senin (25/7/2022).

    European Medicines Agency (EMA) melakukan penelitian ilmiah terhadap obat-obatan dan memberikan rekomendasi apakah ada obat yang harus dipasarkan.

    Namun, di bawah undang-undang UE, EMA tidak memiliki wewenang untuk benar-benar mengizinkan pemasaran di berbagai negara di blok tersebut. Ini adalah Komisi Eropa yang merupakan badan otorisasi dan mengambil keputusan yang mengikat secara hukum berdasarkan rekomendasi EMA.

    Harga saham Bavarian pun meningkat 122% dalam tiga bulan terakhir, didorong oleh permintaan yang kuat untuk vaksin cacar monyet.

    “Ketersediaan vaksin yang disetujui dapat secara signifikan meningkatkan kesiapan negara untuk memerangi penyakit yang muncul, tetapi hanya melalui investasi dan perencanaan terstruktur dari kesiapan biologis,” kata Chief Executive Officer Paul Chaplin.

    Pada Sabtu (23/7/2022), WHO menyatakan wabah cacar monyet, yang telah mempengaruhi sekitar 16.000 orang di 75 negara, menjadi darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.

    Lonjakan infeksi cacar monyet telah dilaporkan sejak awal Mei di luar negara-negara Afrika Barat dan Tengah di mana penyakit itu telah lama mewabah.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Kemenkes: Belum Ada Penyakit Cacar Monyet di Indonesia

    (luc/luc)


    Mind your business Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.