Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Rekor Baru Elon Musk, SpaceX Luncurkan Roket Seminggu Sekali
    Insight News

    Rekor Baru Elon Musk, SpaceX Luncurkan Roket Seminggu Sekali

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 Juli 2022Updated:25 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – SpaceX memecahkan rekornya sendiri. Perusahaan yang dimiliki miliarder Elon Musk itu telah menjalankan misi ke-32 pada tahun 2022.

    Misi terbaru itu membawa 46 satelit internet Starlink ke orbit rendah Bumi. Satelit tersebut menumpang roket Falcon 9 dari lokasi peluncuran di Vandenberg Space Force Base.




    Foto: Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke Space X di Boca Chica, Amerika Serikat, Sabtu, 14 Mei 2022. Presiden tiba di Space X sekitar pukul 10.30 waktu setempat disambut langsung oleh Elon Musk selaku founder Space X.(Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)




    Selamat kepada tim SpaceX atas rekor jumlah peluncuranCEO SpaceX Elon Musk

    Keberhasilan melaksanakan 32 kali peluncuran dicapai hanya dalam 7 bulan pertama. Artinya, hingga Juli, SpaceX bisa dibilang mampu meluncurkan satu roket setiap pekan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dengan capaian ini, SpaceX telah memecahkan rekor sebelumnya 31 misi tahun lalu. Musk juga telah mengucapkan selamat atas rekor terbaru perusahaannya dalam unggahan di akun Twitter resminya.

    “Selamat kepada tim SpaceX atas rekor jumlah peluncuran,” ujar CEO SpaceX Elon Musk dalam tweet-nya, dikutip dari Reuters, Senin (25/7/2022).

    Penerbangan hari Jumat lalu itu membuat SpaceX terus melaju mencapai tujuannya yakni 52 misi orbit pada akhir tahun. Ini menggandakan peluncuran tahunannya dengan roket Falcon 9 yang bisa digunakan kembali dan diklaim mencapai 15 kali terbang ulang.

    Sejauh ini, SpaceX telah menempatkan hampir 3.000 satelit Starlink di orbit rendah Bumi. Perusahaan diketahui lebih cepat menempatkan satelit ke antariksa dibandingkan dengan para pesaingnya, seperti OneWeb.

    Reuters mencatat sebagian besar karena menggunakan Falcon 9 yang bisa digunakan kembali dengan cepat. Selain itu karena keunggulan terkait dengan penggunaan roket internal.

    OneWeb sendiri kabarnya hampir menyelesaikan konstelasi internet dengan jumlah satelit yang lebih sedikit. Perusahaan menggunakan roket Soyuz dan berencana menggantinya dengan Falcon 9, setelah membatalkan kontrak dengan perusahaan asal Rusia itu akibat serangan ke Ukraina.

    Sementara itu, SpaceX diketahui telah mengubah fokusnya, dari pembuatan roket Falcon 9 ke mengelola armada yang telah dibangun. Perusahaan diketahui telah berinvestasi secara besar-besaran untuk infrastruktur memperbarui roket tersebut dalam waktu yang telah direncanakan.

    Strategi serupa telah diterapkan juga pada Crew Dragon, pesawat ruang angkasa itu dapat digunakan kembali. Pesawat itu menumpang di atas Falcon 9 untuk mengangkut manusia menuju ke Stasiun Antariksa Internasional.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Ukraina Ucapkan Terima Kasih pada Elon Musk, Ada Apa?


    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.