Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Amazon, Alibaba, Yahoo, Dota & Epic Game Terancam diblokir RI
    Insight News

    Amazon, Alibaba, Yahoo, Dota & Epic Game Terancam diblokir RI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa21 Juli 2022Updated:21 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sejumlah Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) terancam diblokir di Indonesia. Beberapa diantaranya Amazon, Alibaba, Yahoo, Dota, dan Epic Game.

    Ancaman pemblokiran ini karena mereka belum mendaftarkan diri ke Kominfo hingga batas waktu 20 Juli 2022 kemarin. Dirjen Aptika Kementerian Kominfo menjelaskan para PSE itu diberikan surat peringatan untuk segera mendaftar dalam 5 hari kerja.

    Jika setelah waktu tersebut para PSE yang diberi ultimatum tidak mendaftar juga maka akan segera dilakukan pemblokiran.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Diberi waktu lima hari kerja. Kalau tidak diblokir,” jelas Semuel dalam press conference secara online, Kamis (21/7/2022).

    Dia menjelaskan untuk saat ini pihaknya sedang melakukan kompilasi pada 100 PSE dengan traffic terbesar. Berikut beberapa platform dari kategori tersebut yang terancam diblokir di Indonesia:

    1. Roblox
    2. Opera
    3. LinkedIn
    4. PayPal
    5. Amazon.com
    6. Alibaba.com
    7. Yahoo
    8. Bing
    9. Steam
    10. Dota
    11. Epic Games
    12. Battlenet
    13. Origin
    14. Counter-Strike

    Sejauh ini Semuel menyebutkan jumlah PSE yang sudah mendaftar sebanyak 8.276. Khusus untuk domestik sebanyak 8.069 PSE dan 207 PSE asing.

    Semuel juga menjelaskan pihaknya membuka kesempatan para PSE yang kesulitan melakukan pendaftaran. Yakni dengan mendaftar secara pendaftaran manual.

    Terkait pengecekan keaslian data yang diberikan oleh PSE, dia menyatakan pihaknya melakukan post audit atau setelah pendaftaran dilakukan. Kominfo memberikan kepercayaan atas data yang dibuat oleh PSE.

    “Kalau ditemukan (data) berbeda akan diberikan sanksi, sanksinya denda bisa juga penutupan sementara,” ungkap Semuel.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Sederet Platform Digital yang Pernah Diblokir Kominfo

    (npb/roy)


    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.