Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bersitegang Soal Ukraina, Di sini AS-Rusia Pilih Berdamai
    Insight News

    Bersitegang Soal Ukraina, Di sini AS-Rusia Pilih Berdamai

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa18 Juli 2022Updated:19 Juli 2022Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Hubungan diplomatik Amerika Serikat dan Rusia sedang tidak baik karena negeri Paman Sam menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Rusia karena perang Ukraina. Namun hubungan kedua negara cukup baik di luar angkasa.

    Badan antariksa AS (NASA) dan Badan antariksa Rusia (Roscosmos) menandatangani perjanjian yang telah lama ditunggu-tunggu untuk bertukar kursi pada penerbangan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional atau International Space Station (ISS).

    Setelah program pesawat ulang-alik ditutup, NASA mengandalkan penerbangan Soyuz Rusia selama bertahun-tahun untuk mengangkut astronotnya ke laboratorium yang mengorbit itu. Yaitu, hingga SpaceX berhasil mendapatkan sertifikasi Crew Dragon untuk penerbangan luar angkasa manusia.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sekarang, agensi akan kembali mengamankan kursi di Soyuz, sementara kosmonot Rusia akan terbang dengan penerbangan SpaceX Crew Dragon.

    “Awak penerbangan terintegrasi memastikan ada anggota awak yang terlatih dengan baik di stasiun untuk pemeliharaan penting dan perjalanan ruang angkasa. Ini juga melindungi terhadap kemungkinan seperti masalah dengan pesawat ruang angkasa awak, masalah medis kru yang serius atau keadaan darurat di atas stasiun yang membutuhkan kru dan kendaraan mereka ditugaskan untuk kembali ke Bumi lebih cepat dari yang direncanakan,” ungkap NASA kepada New York Times, dan dikutip dari Endgadget, Senin (18/7/2022).

    Dengan kata lain, perjanjian tersebut akan memastikan bahwa segmen stasiun yang dioperasikan AS dan Rusia tidak akan pernah berawak jika terjadi penerbangan yang dibatalkan atau keadaan darurat lainnya.




    Foto: NASA dan Roscosmos Rusia tetap bekerja sama di International Space Station (ISS) meski AS dan Rusia bersitegang di perang Ukraina (NASA via AP)

    Badan tersebut juga mengatakan bahwa penerbangan terintegrasi pertama akan berlangsung pada bulan September, dengan Anna Kikina menjadi kosmonot Rusia pertama yang terbang dengan Crew Dragon. Dia akan bergabung dengan Nicole Mann dan Josh Cassada dari NASA, serta Koichi Wakata dari Jepang.

    Sementara itu, astronot NASA Frank Rubio akan menuju ke ISS dengan penerbangan Soyuz. Pada musim semi 2023, Andrei Fedyaev dari Rusia dan Loral O’Hara dari NASA juga akan bertukar kursi.

    Pengumuman itu datang bersamaan dengan pemecatan Dmitry Rogozin sebagai kepala Roscosmos. Rogozin telah membuat pernyataan dan keputusan kontroversial selama bertahun-tahun, terutama dalam beberapa bulan terakhir setelah perang Rusia ke Ukraina.

    Setelah Badan Antariksa Eropa secara resmi mundur dari misi bersama ExoMars dengan Rusia, misalnya, Rogozin mengatakan dia memerintahkan kru Roscosmos untuk berhenti bekerja dengan lengan robot buatan Eropa di ISS.

    Roscosmos, di bawah kepemimpinannya, juga menyebarkan gambar kosmonot yang memegang bendera separatis pro-Rusia di Ukraina. NASA kemudian mengeluarkan pernyataan sesudahnya, dengan mengatakan “mengecam penggunaan Stasiun Luar Angkasa Internasional untuk tujuan politik untuk mendukung perang melawan Ukraina.”

    The Times mengatakan juru bicara Kremlin mengklarifikasi bahwa pemecatan Rogozin tidak ada hubungannya dengan kinerjanya. Menurut Space, outlet berita yang berbasis di Latvia, Meduza, melaporkan bahwa Rogozin akan ditugaskan sebagai kepala staf Putin atau sebagai administrator yang mengawasi wilayah Ukraina yang diduduki Rusia, tetapi belum ada rumor yang dikonfirmasi.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    AS-Rusia Tegang di Bumi, Stasiun Antariksa Terancam Jatuh

    (roy/roy)


    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.