Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bitcoin dan Ether Sedot Listrik Setara Kerajaan Inggris
    Insight News

    Bitcoin dan Ether Sedot Listrik Setara Kerajaan Inggris

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa18 Juli 2022Updated:18 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sejumlah perusahaan penambang cryptocurrency ternama sangat lapar listrik. Saking besarnya, daya listrik yang mereka sedot setara dengan konsumsi listrik di salah satu kota terbesar di Amerika Serikat, Houston.

    Dalam sebuah surat kepada Sekretaris Energi Jennifer Granholm dan Administrator Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) Michael Regan, anggota dewan yang dipimpin oleh Senator Elizabeth Warren (D-Mass.) mencatat bahwa crypto miner terkemuka telah mengembangkan fasilitas berdaya lebih dari 1.045 megawatt, demikian dikutip dari The Hill, Senin (18/7/2022).

    Perusahaan yang disinggung dalam laporan tersebut termasuk Riot Blockchain, Bit Digital, Bitdeer, Stronghold, Marathon, dan Greenidge.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menyusul tindakan keras terhadap tambang kripto oleh pemerintah China, operasi penambangan makin marak di Amerika Serikat, menurut para anggota legislatif di AS.

    Pangsa penambangan global AS untuk Bitcoin, cryptocurrency terbesar, meningkat dari 4 persen pada Agustus 2019 menjadi hampir 38 persen pada Januari.

    Data yang diungkapkan dalam penyelidikan juga menunjukkan dua cryptocurrency terbesar, Bitcoin dan Ether, setiap tahun menghabiskan listrik melebihi seluruh United Kingdom dan menciptakan hampir 80 juta ton emisi karbon dioksida.

    Tuntutan daya yang terkait dengan penambangan juga memengaruhi pelanggan listrik biasa. Gara-gara lonjakan konsumsi listrik, konsumen di bagian utara New York terkena biaya tambahan dengan nilai total mencapai US$79 juta.

    “Penyelidikan kami menunjukkan bahwa industri tambang kripto AS bermasalah pada energi dan emisi. Tetapi sedikit yang diketahui tentang ruang lingkup penuh aktivitas tambang kripto, “tulis anggota parlemen.

    Warren dan anggota lainnya menyebut beberapa operasi penambangan kripto yang mengklaim bahwa operasi mereka ramah lingkungan, seperti Greenidge, yang mengklaim fasilitasnya tidak pernah menggunakan batu bara di bawah kepemilikannya. Bit Digital juga menyebut operasi Air Terjun Niagara-nya “bebas karbon”.

    Namun, para anggota menulis, perusahaan yang bersangkutan terus menggunakan listrik dalam jumlah besar yang sebetulnya bisa digunakan untuk kebutuhan lain.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Siap-siap! Bitcoin Hampir Habis dan Ini yang Akan Terjadi

    (dem)


    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.