Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pecinta Crypto, Ini Prediksi Kapan Harga Bitcoin Meroket Lagi
    Insight News

    Pecinta Crypto, Ini Prediksi Kapan Harga Bitcoin Meroket Lagi

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Juli 2022Updated:17 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Analis memperkirakan harga mata aset kripto (cryptocurrency) Bitcoin akan anjlok berkepanjangan dan mulai meroket lagi pada 2024.

    Pendiri Huobi, salah satu bursa kripto terbesar di dunia, Du Jun, menyebut bahwa Bitcoin tidak akan melihat bullish (tren harga naik terus menurus) hingga akhir 2024 atau awal 2025 jika siklus harga masa lalu masih menjadi indikasi.

    Du Jun mengatakan kepada CNBC Internasional, dikutip Rabu (13/7/2022), bahwa bullish Bitcoin erat hubungannya dengan proses yang disebut halving yang terjadi setiap beberapa tahun.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kejadian ini terkait dengan penambang di jaringan Bitcoin yang menjalankan komputer khusus untuk memecahkan teka-teki matematika kompleks. Hal tersebut dilakukan untuk memvalidasi transaksi di jaringan Bitcoin. Penambang dihargai dalam Bitcoin sebagai hasilnya.

    Halving masuk ke dalam kode dasar Bitcoin dan memotong setengah dari hadiah yang didapat penambang untuk memvalidasi transaksi di jaringan cryptocurrency. Itu terjadi kira-kira setiap empat tahun sekali.

    Halving terakhir terjadi pada Mei 2020 dan pada 2021, Bitcoin mencapai titik tertinggi sepanjang masa di atas US$68.000. Kejadian serupa terjadi ketika separuh terjadi pada tahun 2016. Tahun berikutnya, Bitcoin mencapai rekor tertinggi pada saat itu.

    “Sangat sulit untuk memprediksi dengan tepat karena ada begitu banyak faktor lain yang dapat mempengaruhi pasar juga – seperti masalah geopolitik termasuk perang, atau Covid,” ujar Du Jun.

    Mengikuti kedua puncak itu, Bitcoin tak lama jatuh. Saat ini, Bitcoin sudah turun hampir 40% dari rekor tertingginya sejak November lalu, meskipun masih turun dari beberapa posisi terendah yang terlihat pada Januari. Jadwal halving berikutnya diprediksi akan berlangsung pada 2024.

    “Mengikuti siklus ini, tidak akan sampai akhir 2024 hingga awal 2025 kita dapat menyambut pasar bullish berikutnya pada Bitcoin.” tuturnya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Gawat! Persediaan Bitcoin Makin Tipis, Tinggal Sisa Segini

    (dem)


    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.