Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kisah Penambang Bitcoin Indonesia, Sebulan Untung Segini
    Insight News

    Kisah Penambang Bitcoin Indonesia, Sebulan Untung Segini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Juli 2022Updated:15 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Proses mining atau menambang aset kripto menjadi salah satu kegiatan yang bisa menghasilkan cuan. Pasalnya dengan modal alat mining, pemilik tambang Bitcoin bisa meraih pendapatan pasif hingga jutaan tiap bulan.

    Seperti salah satu orang yang bergelut menjadi full time miner atau penambang yakni Adhy Surya. Pria 28 tahun ini mengaku sudah menjadi penambang Bitcoin sejak 2012 lalu, tetapi karena satu dan lain hal ia baru kembali lagi menambang pada 2020.




    Jarang passive income bisa didapetin begitu sajaAdhy Surya

    Saat ditanya berapa pendapatan per bulannya dari aktivitas mining, ia mengatakan, bisa menghasilkan pendapatan per bulan sekitar Rp 6 juta. Jumlah ini tergantung dengan harga Bitcoin itu sendiri.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Kalo pas masih [harga Bitcoin] di atas Rp 550 juta masih bisa dapat Rp 6 juta per bulan,” ujarnya kepada CNBC Indonesia.

    Ia pun mengaku akan terus menjadi miner, bukan hanya untuk mengikuti tren saja. Karena, menurutnya dari kegiatan menambang Bitcoin, ia bisa menghasilkan pendapatan pasif.

    “Aku mau lanjut terus mining ini, bukan cuma seasonal. Toh juga aku mau menabung kripto atau jadi pendapatan pasif saja, jarang passive income bisa didapetin begitu saja,” tuturnya.

    Di satu sisi, sudah menjadi rahasia umum bahwa aktivitas penambangan Bitcoin mengandalkan sejumlah perlengkapan komputer yang terdiri dari banyak kartu pengolah grafis (GPU).

    Hal tersebut diamini oleh Adhy. Ia mengatakan setidaknya butuh Rp 70 juta untuk membangun perlengkapan yang memadai untuk mining. Belum lagi biaya listrik yang harus dibayarkan.

    Modal puluhan juta itu ia gunakan untuk menyediakan ASIC (application specific integrated circuit) Miner, yaitu komponen pengolah data yang khusus didesain untuk menambang Bitcoin, dari Lite Coin dan GPU RTX 3000 Series. Adhy juga punya lemari khusus untuk mining dengan bentuk yang masih terbuka dan beberapa router yang jaringannya dirancang khusus.

    [Dexpert.co.id]

    (dem)


    Mind your business Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.