Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ada ‘Kiamat Chip’, Produsen Untung Rp 100 T
    Insight News

    Ada ‘Kiamat Chip’, Produsen Untung Rp 100 T

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Juli 2022Updated:14 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Produsen chip terbesar di dunia, Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC), membukukan keuntungan pada kuartal kedua (Q2) tahun 2022. Pengumuman ini disampaikan saat munculnya kekhawatiran akan permintaan pasar yang melemah.

    Mengutip CNBC International, perusahaan Taiwan itu mencatatkan keuntungan sebesar 534,14 miliar dolar Taiwan atau nyars serara Rp 274 triliun pada Q2 2022. Ini merupakan lonjakan 43,5% bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

    “Laba bersih 237,03 miliar dolar Taiwan (Rp 119 triliun), naik 76,4% tahun-ke-tahun dan di atas perkiraan,” tulis laporan itu dikutip Kamis, (14/7/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Perusahaan yang merupakan pemasok chip terpenting Apple itu menambahkan bahwa pihaknya memperkirakan pendapatan antara US$ 19,8 miliar dan US$ 20,6 miliar pada kuartal ketiga. Ini lebih tinggi dibandingkan tahun lalu yang mencatat pendapatan senilai US$ 14,8 miliar.

    CEO TSMC CC Wei mengatakan bahwa beberapa belanja modal perusahaan akan didorong ke tahun 2023. Ia juga menyebut masih ada tantangan yang mengganggu rantai pasok chip global.

    Pasar semikonduktor global sendiri saat ini dilaporkan tengah mengalami oversupply. Hal ini disebabkan oleh melemahnya permintaan alat-alat elektronik di tengah inflasi yang menekan kemampuan konsumen. Padahal, dalam dua tahun terakhir dunia telah mengalami krisis chip.

    Meski begitu, permintaan di sektor otomotif disebutkan masih cukup kuat. Fenomena ini diakibatkan oleh banyaknya mobil yang mulai tersambung oleh fitur dan layanan tambahan serta internet.

    [Dexpert.co.id]

    (hoi/hoi)


    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.