Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»RI Punya Senjata Rahasia Kuasai Ekonomi Digital, Apa Itu?
    Insight News

    RI Punya Senjata Rahasia Kuasai Ekonomi Digital, Apa Itu?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Juli 2022Updated:13 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Bank Indonesia (BI) dan perbankan ternyata memiliki senjata rahasia untuk menguasai ekonomi digital tanah air. Senjata itu bernama Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP).

    Mengutip studi dari Google dan Temasek, ia menyebut ekonomi digital Indonesia hampir 50% dari seluruh ASEAN. Tapi jika ingin menjadi sebesar itu, infrastrukturnya harus diubah.

    “Infrastruktur itu tidak bisa hanya bank sentral, tetapi seluruh industri, peserta pembayaran, ada sekitar 2000 startup sekarang, belum lagi ketika menghitung jumlah fintech, jumlah bank, jumlah pemain, mereka sangat besar,” ujar Timothy Utama selaku Head of Committee 1 Open Banking ASPI saat Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia 2022, Rabu (13/7/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Kita satu negara, kita telah mencapai setengahnya. Jadi itu sangat besar,” imbuhnya.

    Menurut laman resmi BI, SNAP merupakan program yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia guna menciptakan industri sistem pembayaran yang sehat, kompetitif, dan inovatif. Ini demi mendorong integrasi, interkoneksi, interoperabilitas, serta keamanan dan keandalan infrastruktur sistem pembayaran. Selain itu juga dapat meningkatkan praktik pasar (market practice) yang sehat, efisien, dan wajar dalam penyelenggaraan sistem pembayaran.

    Kebijakan SNAP sendiri merupakan sebagai salah satu inisiatif utama Blueprint SP Indonesia 2025 (BSPI 2025) yang bertujuan untuk menciptakan industri yang sehat, kompetitif, dan inovatif.

    Menurutnya, jika ada begitu banyak pemain yang menghubungkan ratusan bank dan berpotensi memiliki standar API yang berbeda, akan ada ratusan bahkan ribuan orang yang akan saling terhubung.

    Lebih lanjut, kata Timothy, dengan SNAP hanya ada satu pembayaran di Tanah Air. Jadi jika ingin datang ke Indonesia hanya ada satu standar pembayarannya yakni SNAP.

    “Sehingga setiap orang yang datang, mereka tahu persis standar yang kami miliki.” pungkasnya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Warga RI Kecanduan Transfer Antar Bank Rp 2.500, Ini Buktinya

    (roy/roy)


    Mind your business Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.