Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»BI Rilis Uang Digital Rupiah, Ini Kata Bank Dunia
    Insight News

    BI Rilis Uang Digital Rupiah, Ini Kata Bank Dunia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 Juli 2022Updated:12 Juli 2022Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Bali, Dexpert.co.id – Bank Dunia atau World Bank memandang, keberadaan mata uang digital bank sentral (Central Bank Digital Currency/CBDC) alias Rupiah Digital tidak akan otomatis meningkatkan inklusi keuangan di suatu negara.

    Hal tersebut disampaikan oleh Lead Financial Sector Specialist Payment System Development Group Bank Dunia Harish Natarajan dalam Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia 2022 dengan topik ‘Future of Money in The Digital Era’, Nusa Dua, Bali, (12/7/2022).

    “CBDC tak menjamin akses (keuangan) dan tidak berkontribusi langsung meningkatkan inklusi keuangan,” ujarnya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pasalnya, tak semua masyarakat bisa dengan mudah mengaksesnya saat CBDC diterbitkan. Oleh karena itu, bank sentral perlu membuat strategi agar CBDC bisa dijangkau oleh banyak masyarakat.

    Bank sentral juga harus memastikan perlindungan data dan privasi bagi masyarakat yang memiliki CBDC. Dengan demikian, masyarakat tidak takut untuk bertransaksi menggunakan mata uang digital.

    “Saya pikir CBDC memiliki semacam program yang dipimpin oleh otoritas pasti akan membawa perhatian pada beberapa masalah terkait akses dan penggunaan yang lebih rendah,” jelas Harish.




    Infografis: RI Bakal Punya Uang Digital, Namanya Digital Rupiah (CNBC Indonesia)

    “Perlindungan data dan privasi akan sangat menjadi penting. Itu adalah kunci utama,” ujarnya lagi.

    Bank Dunia memandang, beberapa pihak dapat secara luas mengklasifikasikan CBDC ke dalam biaya tinggi untuk memecahkan segmen pelanggan tertentu, biaya tinggi untuk akses dan penggunaan, serta kurangnya kasus penggunaan yang menarik perhatian.

    Jadi masalah mendasar tersebut perlu ditangani untuk mencapai kesuksesan atas penggunaan CDBC. Setidaknya bank sentral harus memperhatikan tiga aspek dalam menerbitkan CBDC.

    Aspek pertama harus memperhatikan pemain baru, serta model bisnis dan distribusi baru, yang mengacu pada masuknya pemain non bank dan layanan berbasis agen, serta model lainnya yang mungkin merupakan persyaratan nasabah yang esensial, disederhanakan, dan berjenjang.

    Harus ada satu dorongan kuat dari para kebijakan untuk membuat masyarakat menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Masalahnya banyak masyarakat yang migrasi dari desa ke kota atau sebaliknya. “Ini untuk menjangkau banyak pengguna dalam waktu yang tepat.”

    “Fitur utama untuk mendorong konten dalam CBDC tetapi menarik sehingga mendorong dan mempertahankan profitabilitas dan jenis inklusi yang berkelanjutan dan salah satu elemen kunci adalah interoperabilitas,” ujar Harish.

    Selain itu faktor pendorong lainnya agar CBDC yakin dimiliki masyarakat adalah mengenai kecocokan dengan berbagai faktor bentuk dan instrumen yang membuat pengguna nyaman untuk menggunakannya.

    Dalam beberapa konteks, itu mungkin berarti diperlukan jenis struktur agar CBDC dapat diakses melalui ponsel atau alat digital lain yang tersedia untuk populasi umum.

    Juga tak kalah penting adalah perlindungan data dan privasi kami yang menjadi sangat penting, khususnya, perlindungan data privasi konsumen juga perlu dikembangkan.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Kripto Bikin Was-was, BI Kebut Penerbitan Rupiah Digital

    (roy/roy)


    Mind your business Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.