Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»‘Kiamat ATM’ Semakin Nyata, Bos BI Ungkap Bukti Baru
    Insight News

    ‘Kiamat ATM’ Semakin Nyata, Bos BI Ungkap Bukti Baru

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 Juli 2022Updated:12 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Bali, Dexpert.co.id – Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan fakta terbaru mengenai fakta kiamat ATM semakin nyata. Hal ini tercermin dari meningkatnya transaksi perbankan secara digital.

    “Seluruh layanan perbankan secara digital tahun ini diperkirakan naik menjadi Rp 51.000 triliun,” ujarnya dalam acara Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (Fekdi) 2022 yang berlangsung di Bali, Senin (11/7/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Transaksi ekonomi dan keuangan digital, kata Perry juga terus berkembang pesat. Transaksi e-commerce di tahun ini naik 31% menjadi Rp 536 triliun, uang elektronik juga diperkirakan mencapai Rp 360 triliun atau naik 18%.

    Oleh karena itu, kata Perry ekonomi digital adalah menjadi penyelamat bagi Indonesia sehingga bisa keluar dari krisis ekonomi dari pandemi Covid-19.

    “Dengan sinergi dan kolaborasi erat, Indonesia selamat dari Covid-19 dan sangat didukung cepatnya ekonomi keuangan digital Indonesia,” jelas Perry.

    Berdasarkan data BI, nilai transaksi uang elektronik pada Mei 2022 tumbuh 35,25% (year on year/yoy) mencapai Rp 32 triliun dan nilai transaksi digital banking meningkat 20,82% (yoy) menjadi Rp 3.766,7 triliun.

    Sementara itu, nilai transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM, kartu debet, dan kartu kredit hanya mengalami peningkatan 5,43% (yoy) menjadi Rp 630,9 triliun.

    Bank Indonesia sebagai otoritas moneter juga terus mendukung sistem pembayaran digitalisasi, tahun lalu BI telah meluncurkan digitalisasi pembayaran jalan tol dan untuk transaksi ritel.




    Foto: Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia 2022, g20
    Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia 2022, g20

    Sebelum pandemi Covid-19 menghantui, kata Perry pada Mei 2019, BI juga telah meluncurkan blue print digitalisasi sistem pembayaran Indonesia.

    “Dalam lima tahun kita digitalkan sistem pembayaran, karena tidak ada transaksi ekonomi dan keuangan yang tidak melalui sistem pembayaran,” jelas Perry.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Kembangkan Teknologi Digital, Literasi Harus Ditingkatkan

    (cap/mij)


    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.