Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Elon Musk Galau, Cari Celah Batalkan Akuisisi Twitter?
    Insight News

    Elon Musk Galau, Cari Celah Batalkan Akuisisi Twitter?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Juli 2022Updated:9 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pembelian Twitter oleh Elon Musk masih belum jelas ujungnya. Dalam sebuah laporan terbaru dari The Washington Post, keberlangsungan kesepakatan itu sedang di ujung tanduk.

    Laporan itu mengutip sumber anonim, yang menyatakan tim dari pihak Musk telah berhenti terlibat dalam beberapa diskusi dari kesepakatan senilai US$44 miliar (Rp 658 triliun).




    Foto: REUTERS/ANDREW KELLY

    Tim akuisisi Twitter dilaporkan tidak bisa melakukan verifikasi angka akun spam Twitter. Laporan yang sama menyebutkan mereka siap “banting setir”, dikutip dari CNBC Internasional, Jumat (8/7/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    CNBC Internasional menuliskan Musk memang tidak bisa begitu saja keluar dari kesepakatan dan membayar biaya pembatalanĀ akuisisi senilai US$1 miliar (Rp 14,9 triliun). Twitter dapatĀ menolakĀ dengan mengklaim alasan Musk mundur tidak terkait dengan bisnis inti Twitter.

    Dalam briefing virtual dengan wartawan, Twitter menjelaskan cara menentukan akan mana yang bot atau spam. Menurut raksasa jejaring sosial itu, pekerja terlatih menggunakan data dan sinyal internal menghasilkan angka kurang dari 5% pengguna aktif harian bisa dimonetisasi tiap kuartal merupakan akun spam.

    Pihak Twitter, pada pernyataan sebelumnya, memastikan akan bekerja sama membagi informasi dengan Musk. Dengan tujuan dapat menyelesaikan transaksi sesuai dengan perjanjian merger.

    “Kami percaya perjanjian ini adalah demi kepentingan terbaik semua pemegang saham. Kami ingin menutup transaksi dan menegakkan perjanjian merger dengan harga dan persyaratan yang telah disepakati,” ujar Twitter.

    Sementara itu, Musk tidak segera menanggapi permintaan berkomentar atas laporan Washington Post. Menyusul laporan Washington Post, saham Twitter turun 4% saat pasar ditutup pada Kamis waktu setempat.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Elon Musk Usul Sistem Baru Twitter Blue, Bayar Pakai Kripto


    Smart your life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.