Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Curhat Karyawan Twitter Kena PHK: Cuma Dapat Pesangon
    Insight News

    Curhat Karyawan Twitter Kena PHK: Cuma Dapat Pesangon

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Juli 2022Updated:8 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kembali melanda perusahaan teknologi. Kali ini giliran Twitter yang dilaporkan memangkas 100 orang karyawannya.

    Laporan Wall Street Journal (WSJ) menyebutkan perusahaan memangkas 30% dari tim akuisisi. Tim tersebut mencakup perekrut dan lainnya yang bertugas merekrut karyawan baru.

    Mengenai PHK ini seorang karyawan Twitter menulis melalui akun LinkedIn nya yang menceritakan soal keadaan perusahaan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Adalah Ingrid Johnson yang menjabat sebagai perekrut teknis senior di Twitter, mengungkap, saat ini merupakan hari yang sangat sulit bagi sebagian besar karyawan di perusahaan tersebut.

    Ia menambahkan, ada orang-orang yang kehilangan pekerjaan yang telah mereka jalani lebih dari satu dekade.

    “Selain itu, ada blackout saat ini untuk menjual vested stock (saham yang diberikan kepada karyawan tetapi baru bisa dijual setelah periode tertentu),” tulis Johnson di akun LinkedIn pribadinya, dikutip Jumat (8/7/2022).

    Jadi, lanjutnya, selain kehilangan pekerjaan mereka, banyak dari orang-orang yang dirumahkan ini tidak akan dapat menjual saham yang mereka peroleh.

    Padahal uang dari penjualan saham tersebut dibutuhkan untuk membayar tagihan dan membuat mereka tetap bertahan hidup sampai mendapatkan pekerjaan baru.

    “Saat pesangon berakhir, itu saja,” ungkapnya.




    Foto: Twitter (Reuters)

    Ia mengaku mendapatkan informasi mengenai blackout penjualan saham karyawan di vested stock langsung dari Charles Schwab, broker yang menjalankan akun karyawan untuk Twitter.

    “Saya tidak tahu apakah Twitter membuat pengecualian. Saya tidak tahu apakah itu akan segera berakhir. Mereka (Charles Schwab) juga tidak tahu apa-apa,” tuturnya.

    Menurutnya, Twitter telah memilih untuk menghabiskan miliaran potensial hanya demi menggugat Elon dan mempertahankan harga saham yang digelembungkan secara palsu dengan mengorbankan orang-orang yang memberikan hidup mereka untuk membangun perusahaan.

    “Itu adalah kisah yang lebih tragis lagi,” tulis Johnson.

    Seperti yang diketahui, Elon Musk, bos SpaceX dan juga yang sedang berdiskusi membeli Twitter, sempat menyuarakan terkait PHK di Twitter. Dia mengatakan khawatir terkait biaya di Twitter dan secara tidak langsung menjawab pertanyaan soal apakah ada PHK.

    “Itu tergantung.” ujar Musk seperti dilaporkan CNBC Internasional.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Drama Twitter: Kinerja Keuangan, Saham, hingga Elon Musk

    (roy/roy)


    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.