Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ada Lagi Bandar Kripto Bangkrut, Dana Rp 149 Triliun Terancam
    Insight News

    Ada Lagi Bandar Kripto Bangkrut, Dana Rp 149 Triliun Terancam

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Juli 2022Updated:6 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Setelah sempat menghentikan penarikan, pemberi pinjaman kripto, Voyager Digital menyatakan bangkrut. Chief Executive Officer Stephen Ehrlich mengatakan keputusan ini salah satunya didorong karena masalah Three Arrow Capital.

    “Volatilitas dan penularan yang berkepanjangan di pasar kripto selama beberapa bulan terakhir dan default Three Arrow Capital pada pinjaman dari anak perusahaan Voyager Digital LLC, mengharuskan kami mengambil tindakan yang tenang dan berhati-hati serta tegas,” kata Ehrlich, dikutip dari Reuters, Rabu (6/7/2022).

    Sebagai informasi, Voyager merupakan kreditur dari lindung nilai kripto Three Arrows Capital (3AC). Minggu lalu Voyager mengumumkan 3AC default karena gagal bayar atas pinjaman 15.250 Bitcoin (US$324 juta atau Rp 4,8 triliun) dan USDC senilai US$350 juta (Rp 5,2 triliun).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sementara itu dalam pengajuan kebangkrutan Chapter 11 pada hari Selasa kemarin, Voyager memperkirakan memiliki 100 ribu kreditur serta US$1 miliar-US$10 miliar (Rp 14,9 triliun-Rp 149 triliun) aset. Perusahaan asal New Jersey memiliki kewajiban senilai yang sama.

    Pada Chapter 11, prosedur kebangkrutan menahan seluruh masalah litigasi perdata dan kemungkinan Voyager untuk mempersiapkan rencana turnaroud sambil tetap beroperasi.

    Voyager mengatakan memiliki US$110 juta dan aset kripto. Yakni untuk membayar karyawan dan melanjutkan manfaat utama serta program pelanggan tertentu tanpa gangguan.

    Kebangkrutan Voyager ini menambah panjang masalah yang diterima industri kripto beberapa waktu terakhir. Misalnya keruntuhan stablecoin TerraUSD pada bulan Mei, di mana kehilangan hampir seluruh nilainya.

    3AC juga diketahui mengajukan kebangkrutan Chapter 15, memungkinkan debitur asing melindungi aset AS. Three Arrow merupakan salah satu investor profil tinggi yang terkena aksi jual tajam di pasar kripto dan dilikuidasi.

    Celcius Network, perusahaan pemberi pinjaman kripto juga melakukan penghentian penarikan, pertukaran, dan transfer antar akun.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Ini Dia Negara dengan Adopsi Kripto Tercepat, Ada Indonesia?

    (npb/roy)


    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.