Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Harga Bitcoin Anjlok, Keluarga Ini Kehilangan Harta Rp 14,9 M
    Insight News

    Harga Bitcoin Anjlok, Keluarga Ini Kehilangan Harta Rp 14,9 M

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 Juli 2022Updated:5 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Masih ingat dengan keluarga Taihuttu yang menukar seluruh asetnya dengan Bitcoin? Kabar terbarunya mereka harus kehilangan kekayaannya sebanyak US$1 juta atau Rp 14,9 miliar. Ini terjadi sejak mata uang tersebut mencapai puncaknya sekitar US$69 ribu (Rp 1,03 miliar) bulan November lalu.

    Kepada CNBC Internasional, Didi Taihuttu mengatakan mempelajari dua siklus dari kejadian tersebut. Yakni saat seluruh orang di dunia panik dan berpikir Bitcoin akan jatuh.

    “Bagi saya, pelajaran yang saya pelajari dari dua siklus terakhir, yakni saat seluruh dunia panik dan saat semua orang berpikir bahwa Bitcoin akan jatuh, saya perlahan-lahan memperkecil dan saya membeli Bitcoin,” kata Didi dikutip dari CNBC Internasional, Senin (4/7/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Tahun 2017 lalu, Didi, istri dan ketiga anaknya melikuidasi seluruh aset yang dimiliki dan mengkonversinya ke Bitcoin. Ini terdiri dari rumah seluas 2.500 kaki persegi dan seluruh hartanya, lalu memutuskan hidup di jalannya.

    Saat itu harga Bitcoin masih sekitar US$900 (Rp 13,4 juta) dan saat ini diperdagangkan US$19.200 (Rp 287,2 juta). Berjalannya waktu, Taihuttu sempat menjual dan membeli kembali Bitcoin saat yang tepat.




    Foto: Bitcoin Family (Tangkapan layar via Instagram @diditaihuttu)

    Pada November lalu saat Bitcoin berada di level US$55 ribu, dia menjual 15% dari seluruh Bitcoin yang dimiliki. “US$55 ribu bagi saya merupakan konfirmasi akan turun,” ujar Didi.

    Setelah lima tahun, keluarga Taihuttu sudah mengelilingi 40 negara. Saat ini mereka juga telah menyimpan beberapa aset di Portugal.

    Proyek terbaru Taihuttu adalah menjalankan bar Bitcoin di salah satu pantai populer di Lagos. Rencana lainnya menyebarkan ajaran Bitcoin dengan mengubah seluruh vendor di sana sebagai ritail ramah jaringan Lightning.

    Sebagai informasi Lightning merupakan platform pembayaran yang dibangun di atas lapisan dasar Bitcoin. Dengan cara ini membuat transaksi lebih instan dan murah.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    ATM Bitcoin Buatan Netizen Indonesia, Minimal Tukar Rp 1.500

    (npb/roy)


    Innovation Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.