Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Fintech Novi Tutup, Mark Zuckerberg Nyerah Main Kripto?
    Insight News

    Fintech Novi Tutup, Mark Zuckerberg Nyerah Main Kripto?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 Juli 2022Updated:4 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Meta akhirnya mengakhiri uji coba, dompet digital Novi. Penutupan bagian dari proyek kripto perusahaan tersebut akan dilakukan 1 September 2022 mendatang.

    Mulai 21 Juli mendatang, pengguna tidak bisa lagi top-up uang mereka ke dalam dompet. Meta meminta pengguna melakukan penarikan dana sesegera mungkin, namun bagi yang lupa maka akan dikirimkan ke rekening bank atau kartu kredit yang didaftarkan pada layanan, dikutip The Verge, Senin (4/7/2022).

    Penutupan ini kurang dari satu tahun setelah melakukan program pilot ke pengguna di Amerika (AS) dan Guatemala pada bulan Oktober lalu.

    Sebagai informasi, Novi dibangun untuk mendukung transaksi cepat dan gratis menggunakan kripto yang didukung perusahaan bernama Diem. Namun proyek itu ternyata mendapat masalah dari peraturan.

    Tantangan ini memaksa Meta untuk bekerja sama dengan Coinbase untuk menggunakan stablecoin Paxos. Meski Meta menegaskan tetap berencana menambahkan dukungan pada Diem di masa depan, beberapa hal mulai terlihat bermasalah.

    Proyek yang juga dikenal dengan nama Libra menghadapi pengawasan atas hubungannya dengan Facebook. Pada akhirnya membuat kelompok yang di belakangnya mengganti nama menjadi Diem untuk menjauhkan diri dari raksasa jejaring sosial itu.




    Foto: Induk Facebook menerbitkan dompet digital kripto bernama Calibra untuk transfer dana. Nama produk ini kemudian diubah jadi Novi (Doc. Facebook)

    Tak lama setelah peluncuran Oktober 2021, anggota senat AS juga pernah meminta Meta menutup Novi, karena perusahaan tidak bisa dipercaya untuk mengelola kripto. Masalah lainnya adalah kepala proyek kripto Meta, David Marcus meninggalkan perusahaan satu bulan kemudian. Awal tahun ini, proyek berakhir setelah aset Diem dijual US$200 juta.

    Toh, penutupan Diem bukan berarti Meta membuang ide soal mengembangkan aset digital dan dompet buatan sendiri. Lauren Dickson, juru bicara Meta mengatakan pihaknya tetap akan memanfaatkan teknologi yang dikembangkan dengan proyek pada produk baru seperti koleksi digital.

    Selain itu Meta juga melirik dunia NFT setelah dilaporkan menguji coba token tersebut dalam Instagram dan meluncurkan pada Facebook untuk beberapa pembuat konten di AS.

    Laporan lain, Meta dilaporkan sedang mengembangkan mata uang digital bernama Zuck Bucks yang tidak berbasis Blockchain. Sementara itu CEO Mark Zuckerberg mengisyaratkan akan membuat dompet digital untuk menyimpan pakaian digital, karya seni, video musik, pengalaman, hingga acara virtual.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Pertama Dalam Sejarah Pengguna Facebook Turun, Tanda Apa Ini?

    (npb/roy)


    Techno for life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.