Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ada Kabar Baik Untuk Anda yang Disuntik Booster Pfizer-Astra
    Insight News

    Ada Kabar Baik Untuk Anda yang Disuntik Booster Pfizer-Astra

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 April 2022Updated:1 Mei 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Indonesia telah mengadakan program vaksinasi booster dengan menggunakan beberapa jenis vaksin, termasuk Pfizer dan AstraZeneca. Lalu bagaimana keefektifan dua vaksin tersebut?

    Sebuah penelitian mencoba mengamati efektivitas dua vaksin dan Johnson&Johnson sebagai booster. Studi di Brasil dan Universitas Oxford ini melihat pada penerima dua dosis pertama dengan vaksin Sinovac.

    Penelitian tersebut menggunakan 1.240 relawan yang tersebar di San Paulo dan Salvador Brasil.

    Hasilnya adalah booster dengan platform vektor yakni Johnson&Johnson dan AstraZeneca serta mRNA (Pfizer dan Moderna) dapat membuat penerima lebih kuat untuk melawan varian Covid-19, seperti Delta dan omicron.

    Vaksin dengan platform vektor virus menggunakan versi lemah dari virus lain. Tujuannya mengirimkan instruksi genetik untuk membuat protein pada virus yang perlindungannya dicari.

    Sementara vaksin mRNA menyisipkan transkrip genetik dengan instruksi membuat protein virus. Gunanya adalah mengajarkan tubuh penerima vaksin agar bertahan saat melawan infeksi.

    “Studi ini memberikan pilihan penting untuk pembuat kebijakan di banyak negara menggunakan vaksin tidak aktif (Sinovac dan Sinopharm) telah digunakan,” kata pemimpin studi dan direktur Oxford Vaccine Group, Andrew Pollard, dikutip dari Reuters, Kamis (28/4/2022).

    Penelitian tersebut juga mencoba melihat keefektifan booster Sinovac dengan dua dosis awal menggunakan jenis yang sama. Dilaporkan hasilnya ada peningkatan pada antibodi.

    Namun sayang hasilnya agak berbeda dengan dua dosis pertama Sinovac yang dikombinasikan dengan jenis vaksin berbeda.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)


    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.