Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Twitter Tiga Tahun Salah Hitung, Elon Musk Punya Kalkulator?
    Insight News

    Twitter Tiga Tahun Salah Hitung, Elon Musk Punya Kalkulator?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa29 April 2022Updated:30 April 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Secanggih apapun perusahaan teknologi, tetap tidak bisa luput dari kesalahan. Twitter, misalnya, mengakui bahwa data jumlah pengguna mereka dalam 3 tahun terakhir tidak akurat.

    Dalam laporan keuangan kuartal I/2022 perusahaan, Twitter menyatakan bahwa jumlah pengguna yang mereka laporkan dalam 3 tahun terakhir kelewat banyak. Penyebabnya, menurut TechCrunch, adalah kesalahan teknis di akun Twitter tertentu.

    Twitter menjelaskan bahwa kesalahan teknis terkait dengan fitur koneksi antar-akun yang mereka rilis pada 2019. Fitur ini memberikan pengguna Twitter kemampuan untuk menghubungkan beberapa kaun milik mereka dalam satu antarmuka. Tujuannya, supaya mereka bisa berganti-ganti “identitas” dengan mudah.

    Permasalahannya, akun yang dimiliki oleh satu orang tersebut, dihitung oleh Twitter sebagai pengguna aktif harian yang bisa dimonetisasi (mDAU) yang berbeda.

    Hitungan mDAU adalah hasil kreasi Twitter, untuk menghitung jumlah pengguna di layanannya. Menurut mereka, ukuran mDAU lebih akurat karena merepresentasikan pengguna yang masuk log dan mengakses Twitter pada hari tertentu sehingga berpotensi terpapar iklan.

    Dengan mDAU, menurut Twitter, pengiklan bisa punya gambaran lebih baik tentang berapa banyak pengguna Twitter yang bisa mereka sasar.

    Kendala hitungan ganda baru diketahui Twitter pada kuartal terakhir setelah mereka melakukan penghitungan ulang. Temuannya, jumlah mDAU yang selama ini diumumkan 1,4 juta hingga 1,9 juta lebih banyak dari seharusnya.

    Pada kuartal I/2022, jumlah pengguna aktif harian (DAU) Twitter mencapai 229 juta, naik dari 199 juta pada periode yang sama setahun lalu. Tahun lalu, Twitter menargetkan pendapatan dobel dan pertumbuhan pengguna menjadi 315 juta pada 2023. Namun, menurut Reuters, Twitter menegaskan bahwa target tersebut tidak lagi menjadi acuan karena saat ini perusahaan tengah dalam proses akuisisi oleh Elon Musk.

    Pendapatan Twitter pada awal 2022 mencapai US$1,2 miliar, dibandingkan dengan rata-rata perkiraan analis di US$1,23 miliar.

    [Dexpert.co.id]

    (dem/dem)


    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.