Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kuasai 3 Perusahaan Besar, Elon Musk Disebut Terkuat Di Dunia
    Insight News

    Kuasai 3 Perusahaan Besar, Elon Musk Disebut Terkuat Di Dunia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 April 2022Updated:27 April 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Nama Elon Musk jadi bahan pembicaraan seluruh dunia setelah berhasil membeli Twitter. Dengan kepemilikan pada beberapa perusahaan besar, pria 50 tahun disebut CNN Business jadi paling kuat saat ini.

    Salah satunya adalah Tesla, di mana dia menjabat sebagai CEO. Tesla diketahui sebagai perusahaan mobil berharga di dunia. Belum lagi SpaceX, perusahaan transportasi antariksa. Misinya adalah mencari cara mengangkut kehidupan manusia ke planet lain apabila Bumi tidak lagi ada.

    CNN Business menuliskan misi Elon Musk pada tiga perusahaan tersebut. Berikut rangkumannya, Rabu (27/4/2022):

    Twitter

    Elon Musk resmi membeli Twitter senilai RP 635 triliun. Pembelian itu sontak menghebohkan banyak orang termasuk jadi bahan pembicaraan termasuk di dunia maya.

    Twitter sendiri telah berkembang pesat dibandingkan hari-hari awal, termasuk dengan memoderasi konten dan menangguhkan akun yang melecehkan pengguna lain. Namun Elon Musk menilai Twitter telah dikoreksi secara berlebihan.

    Berbicara dalam konferensi Ted sebelum resmi membeli Twitter, Elon Musk mengatakan enggan menghukum secara permanen. Dia lebih memilih adanya batasan waktu di dalam platform tersebut.

    “Jika ragu, biarkan pidato itu ada,” kata Elon Musk. “Jika itu wilayah abu-abu, saya akan mengatakan biarkan tweet itu ada. Namun jelas dalam kasus di mana mungkin banyak kontroversi, Anda tidak perlu mempromosikan tweet itu”.

    Setelah resmi jadi pemilik Twitter pertanyaan berikutnya nasib Donald Trump yang sudah ‘ditendang’ dari platform itu. Dia diblokir karena dianggap berperan dalam pemberontakan 6 Januari tahun lalu.

    Namun belum ada jawaban pasti dari Elon Musk. Sementara Trump memastikan tidak akan kembali ke Twitter, meski platform itu mengizinkannya.

    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.