Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Takut Drone Buat Perang, DJI Hengkang dari Rusia dan Ukraina
    Insight News

    Takut Drone Buat Perang, DJI Hengkang dari Rusia dan Ukraina

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 April 2022Updated:27 April 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – DJI akhirnya mundur dari area perang Rusia dan Ukraina. Raksasa drone tersebut menghentikan penjualan produk di kedua negara untuk sementara.

    Perusahaan beralasan keputusan itu untuk memutuskan produk-produknya tidak digunakan dalam pertempuran, dikutip dari Reuters, Rabu (27/4/2022).

    “DJI secara internal menilai kembali persyaratan kepatuhan di berbagai yurisdiksi,” kata perusahaan dalam pernyataannya. “Menunda tinjauan saat ini, DJI akan menangguhkan sementara semua kegiatan bisnis di Rusia dan Ukraina”.

    Langkah DJI ini menjadikannya salah satu dari sebagian kecil perusahaan China yang menghentikan penjualan ke Rusia sejak melakukan serangan ke Ukraina pada Februari lalu. Banyak perusahaan China tetap tinggal saat banyak perusahaan dari negara barat menarik diri dari Rusia.

    Hal tersebut diartikan sebagai gambaran sikap Beijing yang menahan diri dari mengkritik langkah Moskow yang menyerang Ukraina. Namun, menurut DJI keputusan itu bukan mengatasnamakan negara manapun.

    “Bukan untuk membuat pernyataan mengenai negara manapun, namun untuk membuat pernyataan tentang prinsip-prinsip kami,” jelas juru bicara DJI kepada Reuters.

    “DJI membenci penggunaan drone kami untuk menyebabkan kerusakan, dan kami sementara menangguhkan penjualan di negara-negara tersebut untuk membantu memastikan tidak ada yang menggunakan drone kami dalam perang”.

    Sebelumnya pejabat dan warga Ukraina menuding DJI membocorkan data militer negara tersebut ke Ukraina. Namun, perusahaan drone konsumen dan industri itu menolak tudingan dan mengatakan “benar-benar salah”.

    DJI telah melihat rekaman online yang menunjukkan militer Rusia menggunakan drone-nya. tetapijuru bicara perusahaan belum bisa mengonfirmasi dan tidak memiliki kendali untuk penggunaan produknya.

    [Dexpert.co.id]

    (npb)


    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.