Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jalankan Transformasi Digital, Bos BRI: Tak Ada PHK Karyawan
    Insight News

    Jalankan Transformasi Digital, Bos BRI: Tak Ada PHK Karyawan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 April 2022Updated:27 April 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sektor perbankan sedang menggelar transformasi digital guna meningkatkan operasi bisnis dan memenuhi kebutuhan nasabah. Dampaknya beberapa pekerjaan diprediksi akan hilang seperti teller dan back office bank.

    Meski begitu, profesi tersebut digantikan teknologi, tak melulu harus diartikan adanya pengurangan karyawan. Direktur Utama Bank BRI Sunarso menjamin transformasi digital yang dilakukan perusahaan tidak akan menyebabkan Pemutusan Hubungan Karyawan (PHK).

    “Terkait transformasi digital yang tengah dilakukan oleh perseroan, BRI memastikan tidak ada PHK karyawan sebagai akibat dari transformasi tersebut. Karyawan yang fungsinya digantikan oleh teknologi, akan dialihkan kepada fungsi lain, diantaranya adalah menjadi penyuluh digital,” terang Sunarso, seperti dikutip Rabu (27/4/2022).

    Sunarso menjelaskan ada tiga fungsi dari penyuluh digital. Pertama, mengajari masyarakat untuk membuka rekening secara digital. Kedua, mengajari masyarakat bertransaksi secara digital.




    Foto: Direktur Utama BBRI Sunarso dalam sebuah paparan (Doc. BRI)

    Ketiga meningkatkan literasi digital masyarakat dengan mengajari masyarakat dan mengingatkan, hati-hati terhadap kejahatan digital, skimming, social engineering (rekayasa sosial) dan lain-lain.

    Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan disrupsi digital pada sektor perbankan tidak hanya masalah di Indonesia, tetapi terjadi secara global.

    Disrupsi digital ini tidak seharusnya ditanggapi negatif karena bisa menjadi peluang baru bagi perbankan. Sebab, disrupsi digital memiliki potensi munculnya ekonomi-ekonomi baru.

    “Transformasi digital itu memunculkan ekonomi-ekonomi baru. [Teller dan back office bank] mungkin akan hilang, katakanlah, tetapi pasti akan memunculkan services baru yang dibutuhkan masyarakat,” jelas Sri Mulyani.

    [Dexpert.co.id]

    (roy/roy)


    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.